Ganjar Persilahkan Seniman Manggung, Tapi Ada Syaratnya

Angling Adhitya Purbaya - detikHot
Selasa, 16 Mar 2021 20:38 WIB
Gubernur Jawa Tengah ganjar Pranowo yang juga polotisi asal PDIP tersebut kini juga menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Jawa Tengah.
Foto: Hasan Alhabshy
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan lampu hijau terkait digelarnya pertunjukkan seni di tengah pandemi. Namun, Ganjar menekankan sejumlah hal termasuk protokol kesehatan.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat ditemui sejumlah seniman musik di kantornya. Mereka yang datang antara lain penyanyi dangdut asal Kota Semarang, Resa Lawangsewu, penyanyi muda asal Magelang, Woro Widowati, Ketua Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) Kota Semarang, Hendra Saputra.

Ganjar meminta para seniman duduk bersama dan membuat kesepakatan. Intinya yaitu penerapan protokol kesehatan ketika para seniman manggung. Jika dibutuhkan ujicoba, Ganjar mengaku siap membantu.

"Kalau semua sepakat, maka intinya kan protokol kesehatan. Prokesnya bisa apa tidak? Tadi disampaikan mereka main di acara pernikahan, maka kalau itu disepakati dan mau uji coba, akan saya bantu. Yuk kita uji coba dulu, seniman tampil di acara pernikahan tapi prokesnya diatur ketat, jaraknya diatur, flow tamu diatur dan tidak boleh ngajak nyanyi atau joget bareng," kata Ganjar di kantornya, Selasa (15/3/2021).

Ganjar menjelaskan tidak hanya acara kecil, misalnya pernikahan seniman bisa kembali manggung, bisa juga dalam konser besar. Tapi, sekali lagi Ganjar mengingatkan agar taat protokol kesehatan atau bisa mencari inovasi seperti halnya konser drive in.

"Maka saya kasih kesempatan, coba diskusi dulu dan hasilnya dikasih ke kita. Sambil menunggu itu, saya juga pesan agar jangan putus asa dan terus berkreasi. Kalau tidak bisa manggung, ya cari sumber pendapatan yang lain. Tadi diantara mereka ada yang jualan, jadi YouTuber, saya kira ekonominya tetap bisa berjalan," tegasnya.

Sementara itu, Resa Lawangsewu mengatakan mendapat masukan dari Ganjar. Maka soal protokol kesehatan menjadi tantangan karena untuk pemusik bisa diterapkan mudah namun untuk mengatur penonton butuh komunikasi dengan penyelenggara.

Ganjar PranowoGanjar Pranowo ditemui sejumlah seniman Jawa Tengah di kantornya. Foto: Angling Adhitya Purbaya

"Awalnya kami minta perizinan, ternyata pak Ganjar ngasih ide sekaligus PR untuk kita. Kita kumpul dulu, gimana kesepakatan kita sebagai seniman. Tantangannya, bisa nggak kita mengadakan konser dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Resa.

"Jadi memang harus ada pertemuan seniman untuk buat kesepakatan bersama. Pada intinya kami pasti bisa, yang susah itu mengatur penontonnya. Maka nanti kami juga akan ajak teman-teman event organizer untuk ngobrol bareng terkait masalah ini," imbuhnya.

Ketua PAMMI, Hendra menambahkan pihaknya akan menggelar diskusi dengan sejumlah seniman di Jateng. Hal itu untuk mencari kesepakatan soal penyelenggaraan kegiatan seni atau hiburan di tengah pandemi.

"Setelah itu, kami akan melakukan uji coba di masing-masing daerah untuk melihat perkembangannya. Kalau itu berjalan, maka bisa dilakukan lebih besar lagi. Intinya dari audiensi ini, pak Gubernur mengatakan seniman bisa kembali manggung, asal benar-benar bertanggungjawab terkait protokol kesehatan," kata Hendra.



Simak Video "Ganjar Sarankan Ombudsman Lakukan OTT"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/srs)