H.E.R. Bawa Pulang Piala Lagu Terbaik Tahun Ini di Grammy Awards

Tia Agnes - detikHot
Senin, 15 Mar 2021 09:34 WIB
LOS ANGELES, CALIFORNIA: In this image released on March 14, Cardi B performs onstage during the 63rd Annual GRAMMY Awards at Los Angeles Convention Center in Los Angeles, California and broadcast on March 14, 2021.   Kevin Winter/Getty Images for The Recording Academy/AFP (Photo by KEVIN WINTER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
H.E.R. menang piala lagu terbaik tahun ini di Grammy Awards 2021 Foto: Getty Images via AFP/KEVIN WINTER
Jakarta -

Musisi H.E.R. membawa pulang piala kategori lagu terbaik tahun ini dari panggung Grammy Awards 2021. Kemenangannya kali ini kian membuktikan prestasinya di industri musik dunia.

Lewat lagu berjudul I Can't Breathe, H.E.R. menerima piala pertamanya tersebut. Ia mengalahkan musisi lainnya yang tak kalah baik.

Di antaranya adalah lagu Black Parade, The Box, Cardigan, Circles, Don't Start Now, Everything I Wanted, dan If the World Was Ending.

Saat menerima piala, H.E.R. naik ke atas panggung bersama penulis liriknya yakni Tiara Thomas. Dalam kata sambutannya, ia mengatakan lagu tersebut berbicara tentang rasa sakit yang hanya dialami oleh komunitas kulit hitam.

"Lagu ini adalah imajinasi tentang ketakutan dan penderitaan saya sebagai komunitas kulit hitam. Karena itu saya menulis ini," ucap H.E.R., seperti ditonton detikcom dalam siaran langsung Grammy Awards, Senin (15/3/2021).

Penyanyi berusia 23 tahun mengatakan lagu I Can't Breathe sebenarnya adalah dedikasi atas kepergian George Floyd di tangan polisi pada Mei 2020.

Saat itu, kematian George Floyd membuat gelombang unjuk rasa besar-besaran di Amerika Serikat. H.E.R. mengatakan lagu protes tak disangka menjadi lagu terbaik tahun ini.

"Saat itu, saya hanya menulis 'saya tidak bisa bernapas, mengambil hidup saya. Dan semuanya datang secara organik. Sesuatunya terasa mengalir," katanya.

Tak hanya memberikan dedikasi khusus kepada George Floyd, tapi H.E.R. juga ingin mengapresiasi mereka para pengunjuk rasa yang bekerja sangat keras. Serta korban dari komunitas kulit hitam yang selama ini tidak tercatat dalam sejarah.

"Kami tercekik sebagai orang," katanya.

"Setiap hari selalu ada ketakutan akan ditembak atau dibunuh atau dituduh atas sesuatu yang tidak kami lakukan. Kebebasan tidak hidup dalam ketakutan, dan orang kulit hitam selalu dibayangi akan hal itu," ungkap H.E.R. dalam wawancara saat red carpet.

Ia pun berterima kasih kepada penyelenggara Recording Academy yang memberikan jangkauan pendengar I Can't Breathe lebih luas lagi.

"Semoga kita mendapatkan energi yang sama," pungkasnya.



Simak Video "Kalahkan Taylor Swift hingga Billie Eilish, H.E.R Raih 'Song of the Year'"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)