Wawancara Eksklusif

Rayhan Noor dan Agatha Pricilla Kisahkan Pahitnya Perpisahan dalam Colors

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 10 Jan 2021 21:40 WIB
Rayhan Noor daan Agatha Pricilla garap mini album Colors
Rayhan Noor dan Agatha Pricilla garap mini album Colors Foto: dok. Mikael Aldo
Jakarta -

Perpisahan memang awalnya menyakitkan, tapi apabila dijalani, ada pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut. Hal itu yang tampaknya ingin dituturkan oleh Rayhan Noor dan Agatha Pricilla dalam mini album mereka.

Pada mulanya, keduanya berduet untuk single berjudul Colors. Akan tetapi, lagu itu kemudian berkembang menjadi mini album berisikan enam lagu dengan judul yang sama dengan single pertama mereka.

Proyek musik Rayhan Noor dan Agatha Pricilla sebenarnya bukan sesuatu yang direncanakan sejak lama. Kolaborasi keduanya bermula dari percakapan saat mereka sedang makan bersama di kantor. Kebetulan, keduanya bekerja di tempat yang sama.

"Awalnya ada suatu hari di kantor, lagi makan-makan, terus gue bilang, gue mau bikin lagu nih judulnya Colors, tapi belum tahu rilisnya kayak apa," ungkap Rayhan Noor dalam wawancara dengan detikcom.

Gayung bersambut, ajakan itu mendapat tanggapan yang hangat dari Agatha Pricilla. Pada Juli 2020, keduanya mulai melakukan lokakarya untuk membuat lagu.

Berawal dari satu lagu, Agatha Pricilla dan Rayhan Noor pun merasakan kecocokan. Pada akhirnya, mereka memutuskan untuk melanjutkan proyek musik mereka ke bentuk yang lebih serius. Bila awalnya mereka hanya berencana berduet dalam satu lagu, mereka mulai membuat cerita dan meneruskannya dengan menulis beberapa lagu lainnya hingga lahirlah sebuah mini album.

"Pas diajakin ih kayaknya seru nih, karena lagu-lagunya Rayhan kan sangat berbeda genrenya. Nggak kebayang sama sekali bakal jadi apa. Kami nulis lagu segala macem, kok kayaknya enak ya. Maksudnya untuk dinyanyiin berdua tuh enak," cerita Agatha Pricilla.

Mini album Colors dibuka dengan Strangers Once Again yang bercerita tentang perasaan kehilangan setelah hubungan berakhir, mulai dari hilangnya rutinitas hingga proses melepas seseorang yang begitu dikenal dan kembali menjadi orang asing.

Sick in Love menggambarkan perasaan sedih dan mengenang kembali kenangan yang tidak akan terulang. Sedangkan Colors berbicara tentang penerimaan terhadap perpisahan.

Repertoire album itu dilanjutkan dengan A Different Kind of Morning dan Not a Happenstance yang mengisahkan perasaan ketika mengetahui mantan kekasih telah memiliki pasangan baru. Mini album itu ditutup dengan Only You.

Alur kisah itu bukanlah dibuat sejak awal. Cerita yang menjadi benang merah dari mini album justru tercetus setelah Colors rampung ditulis.

"Sebenarnya kami lebih nyeritain apa yang lagi dialami aja sih. Karena kami inginnya mini album ini jujur. Maksudnya bisa segamblang mungkin secara lirik. Nah, ya sudah, kami based on cerita pada waktu itu yang kami alami juga," tutur Agatha Pricilla.

Dia menyambung, "Terus jadi satu lagu (Colors) dan lagu itu yang kita jadian acuan untuk lagu-lagu lain, karena at least kan ada benang merahnya. Seru ya kalau kami memang bikin jadi sebuah alur cerita aja."



Simak Video "Wawancara Eksklusif! 'JOURNEY' Henry Lau Bareng detikcom"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/pus)