26 Tahun Generasi Biru dari Slank, Album Keempat Jadi Titik Balik

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 16 Nov 2020 11:45 WIB
Slank
Ada kabar terbaru dari Slank. Foto: Dyah Paramita Saraswati
Jakarta -

Tanpa terasa, album keempat milik Slank yang berjudul Generasi Biru telah menginjak usia 26 tahun pada 15 November 2020. Hal itu diumumkan oleh Slank di akun media sosial milik mereka.

Di Twitter, Slank berkicau, "Hari ini, 26 tahun yang lalu Slank merilis album Generasi Biru. Apa lagu favorit lo dari album ke-4 Slank ini?"

Generasi Biru menjadi album yang penting untuk Slank. Album itu dirilis pada 1994 dan berisikan 12 lagu yang dibuka dengan Generasi Biru, dilanjutkan oleh Serba Salah, Kamu Harus Pulang, Blues Males, Nggak Perawan Lagi, Hey Bung, ....., Reaksi, Feodalisme - Warisan Kompeni, Birokrasi Complex, Pisah Saja Dulu dan ditutup dengan Terbunuh Sepi.



Dilansir dari situs resmi Slank, album itu memiliki sejarah bagi band yang terbentuk pada 1983 itu. Sebelum mengeluarkan Generasi Biru, Slank memutuskan berpisah dengan produser lama mereka, Boedi Soesatio.

Generasi Biru juga menjadi album pertama bagi Slank setelah memutuskan memproduksi musiknya secara independen. Album itu diproduksi PISS Records di bawah naungan Pulau Biru Production dan PT. Virgo Ramayana Record selaku distributor.

Proses rekaman Generasi Biru dilakukan di tiga tempat yang berbeda, yakni di Potlot 14 di Jakarta Selatan serta Puncak dan Cibubur, Jawa Barat.

Sampul dari Generasi Biru digarap oleh Dimas DJayadiningrat, Cole dan Bonky.

Rupanya album tersebut memperoleh prestasi berupa penghargaan Double Platinum album dalam BASF Awards untuk kategori penjualan album Rock terlahir di periode 1994 hingga 1995.

Ada dua lagu andalan dalam Generasi Biru, yakni Kamu Harus Pulang dan Terbunuh Sepi. Video klip dari Kamu Harus Pulang yang disutradarai oleh Gusti Hermansyah berhasil meraih Penghargaan sebagai Video Klip Favorit dari VMI (Video Musik Indonesia) 1994/1995.

Karya Slank yang terdapat dalam Generasi Biru juga banyak menginspirasi para musisi lainnya. Dalam konser peluncuran mini album Jalan Enam Tiga, Efek Rumah Kaca mengatakan bahwa Terbunuh Sepi menjadi inspirasi dari banyak lagu-lagu mereka.

Ada cerita menarik di balik lagu Terbunuh Sepi. Vokalis Kaka merekam vokal untuk lagu di tengah lapangan pukul 02.00 pagi. Cerita itu Kaka bagikan saat tampil di Synchronize Fest 2017.

"Ini salah satu masterpiece kami, kembali ke tahun 1994, ini rekamannya dulu di lapangan bola di Puncak," cerita dia.



Simak Video "Cerita Ridho Slank soal Hidupnya yang Bergantung Pada Ojol"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/wes)