Finneas Sebut Internet Bikin Tertawa hingga Mati

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 26 Okt 2020 21:04 WIB
Finneas
Foto: Matty Vogel / dok. Finneas
Jakarta -

Finneas O'Connell mengeluarkan single baru berjudul Can't Wait to Be Dead. Dalam lagu itu, ia mengungkapkan segala curahan perasaannya mengenai internet.

"Aku membebaskan siapapun yang mendengarnya memaknai lagu ini, namun buatku, lagu ini menceritakan hubungan diriku dengan internet," ujar dia melalui siaran pers yang diterima detikcom.

Menurut dia, ada banyak perasaan yang tercurah di dunia, sebanyak berita yang beredar melalui internet. Apalagi saat ini, Finneas tinggal di Amerika Serikat, negara yang sebentar lagi menjalani pemilihan umum sekaligus tengah terdampak virus Corona, seperti halnya negara lainnya.

"Terutama pada tahun pemilihan umum dan pandemi, terkadang internet membuatmu tertawa, kadang membuatmu menangis, kadang membuatmu memiliki harapan, kadang membuatmu ingin mati saja," cerita dia.

Bersamaan dengan rilisnya Can't Wait to Be Dead, kakak yang juga kolaborator dari musisi Billie Eilish itu juga sekaligus mengeluarkan video klip dari lagu itu.

Video klip dari lagu tersebut disutradarai oleh Constellation Jones yang merupakan alter ego dari Calrk Jackson.

Konsep video klip Can't Wait to Be Dead terbilang sederhana namun mengena. Wajah Finneas muncul dalam pantulan layar ponsel. Sedangkan di layar ponsel tampil sejumlah berita, mulai dari demonstrasi Black Lives Matter, pandemi COVID-19, hingga kampanye pemilihan Presiden AS.

Sebelumnya di tahun ini, Finneas juga telah mengeluarkan single bertajuk What They'll Say About Us. Lagu itu ditulisnya saat dia tengah masa karantina demi menanggulangi penyebaran virus Corona.

Di sela-sela menjalani masa karantina, Finneas sempat mengikuti aksi demonstrasi menentang aksi rasisme di Amerika Serikat. Saat itulah lagu What They'll Say About Us dia ciptakan.

"Aku menulis lagu ini di bulan Juni setelah mengikuti demonstrasi di Los Angeles selama sehari dengan harapan yang tertanam di benakku bahwa jutaan orang di seluruh dunia sedang bersama-sama menentang rasisme dan ketidakadilan," ungkapnya.

Selain itu, Finneas juga terinspirasi dari Amanda Kloots, istri dari aktor Broadway. Nick Cordero, yang setia mendampingi suaminya yang tengah sakit.

Nick Cordero meninggal dunia pada 5 Juli 2020 di Los Angeles, Amerika Serikat setelah mengidap virus Corona.



Simak Video "Finneas Kakak Billie Eilish Rilis Single Soal Rasisme dan Covid-19 "
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)