Momen Jerinx Rayakan HUT SID di Tahanan: Kita Kuat Bersinar

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Rabu, 19 Agu 2020 11:27 WIB
Penampakan Jerinx SID berbaju tahanan usai diperiksa polisi.
Foto: Penampakan Jerinx SID berbaju tahanan usai diperiksa polisi. (Angga Riza-detikcom)
Jakarta -

I Gede Ari Astina atau Jerinx harus mendekam sebagai tahanan di Polda Bali ketika Superman is Dead (SID) merayakan ulang tahunnya yang ke-25.

Para penggemar SID yang disebut sebagai outSIDer dan Lady Rose ramai-ramai mendatangi Polda Bali untuk memberikan dukungan kepada Jerinx pada Selasa (18/8/2020). Mereka juga membawa kue ulang tahun yang diberikan untuk para personel SID.

Dalam video yang ditayangkan 20detik, para penggemar Superman is Dead tampak mengenakan pakaian hitam dan berkumpul di depan Polda Bali. Kue yang diberikan itu memuat tulisan #BebaskanJRXSID dan #SayaBersamaJRX.

Menanggapi hal itu, para personel SID mengaku bersyukur terhadap dukungan yang telah diberikan oleh para penggemar mereka. Lewat Instagram-nya, SID menuliskan:

Peringatan hari jadi yang sangat sederhana, namun tanpa mengurangi nilai persaudaraan kami. Senang melihat JRX dalam keadaan sehat. Kami berharap dukungan terhadapnya tidak akan pernah surut.

Terima kasih tak terhingga kepada outSIDer dan Lady Rose yg telah mempersembahkan kue ulang tahun ke 25 kami. Kuat kita bersinar.

[Gambas:Instagram]



Malamnya, Selasa (18/8), Superman is Dead membuat perayaan ulang tahun ke-25 di Twice Bar, Kuta, Badung, Bali. Acara yang dimulai pukul 17.00 WITA itu dibubarkan oleh aparat kepolisian pada 21.30 WITA.

Acara itu dinilai tidak mengantongi izin dan mengabaikan protokol kesehatan COVID-19 karena mengumpulkan massa tanpa mengenakan masker.

"Tadi kami mendapat ini video dari masyarakat terkait kegiatan di Twice Bar kemudian saya bersama perangkat desa adat dan Camat serta Koramil dan stakeholder yang ada kita mendatangi lokasi ternyata begitu kita melihat secara langsung ditemukan banyak warga yang tidak menggunakan masker," ujar Kapolsek Kuta Kompol Teuku Ricky.

Fans SID yakni Outsiders dan Lady Rose mendatangi Polda Bali memberi dukungan ke Drummer SID, Jerinx.Fans SID yakni Outsiders dan Lady Rose mendatangi Polda Bali memberi dukungan ke Drummer SID, Jerinx. Foto: Fans SID yakni Outsiders dan Lady Rose mendatangi Polda Bali memberi dukungan ke Drummer SID, Jerinx. (Angga-detikcom)

Kompol Teuku Ricky menambahkan, "Maka dari itu kami melakukan langkah-langkah untuk bersama sama dengan satgas COVID-19 untuk membubarkan kegiatan tersebut karena dianggap kegiatan tersebut tidak memenuhi protokol kesehatan."

"Tadi kita bubarkan sekitar 21.30 (WITA). Tidak ada (perlawanan) kita mengedepankan persuasif kita himbau kepada warga untuk tetap membubarkan diri dari kegiatan tersebut secara persuasif," kata Ricky lagi.

Sebelumnya, Jerinx yang merupakan drummer dari Superman is Dead berurusan dengan polisi karena menyebut IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sebagai kacung dari WHO (World Health Organization) di media sosial.

Setelah dilaporkan ke polisi, Jerinx ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus ujaran kebencian.

Jerinx dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Personel SID itu terancam enam tahun hukuman penjara dan denda Rp 1 miliar.

[Gambas:Video 20detik]



(srs/dar)