Ini Jawaban Rhoma Irama Tetap Manggung Meski Diboikot Bupati Bogor

Pingkan Anggraini - detikHot
Senin, 29 Jun 2020 15:36 WIB
s
Rhoma Irama manggung di Bogor meski diboikot Foto: Rhoma Irama di Synchronize Fest 2018 / Hanif Hawari
Jakarta -

Belum lama ini Rhoma Irama diboikot oleh Bupati Bogor manggung di acara khitanan. Tapi, si Raja Dangdut ternyata tetap tampil. Ini jawaban Rhoma Irama.

Apa alasan Rhoma Irama tetap tampil di Pamijahan, Kabupaten Bogor?

Rhoma Irama mengaku mendapat kabar dari pihak tuan rumah terkait penerapan PSBB yang mulai dilonggarkan di kawasan Bogor. Hal itu kemudian menjadi patokan Rhoma untuk hadir dalam acara.


"Jadi gini, setelah kita nyatakan kita sepakati tidak ada Soneta. Bahwa tuan rumah menyatakan kepada saya bahwa sudah ada pelonggaran dari Kapolri dan Gubernur Jawa Barat maka tetap melaksanakan hajatan itu," ujar Rhoma Irama saat dihubungi, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut, Rhoma mengaku tak dapat menghadirkan bandnya sebelum PSBB murni dicabut. Ia datang sendiri lantaran diminta untuk tetap hadir. Ketika sampai di sana, Rhoma mengaku diminta untuk menyumbangkan lagu dan tausiyah.

"Cuma saya bilang, Soneta tidak bisa tampil, belum betul-betul PSBB murni gitu. 'Kalau gitu bang Haji kondangan aja deh'. Saya pun kondangan, jadi sampai di sana saya lihat orang banyak dan beberapa artis ibu kota tampil, ada musiknya," tuturnya.

"Maka tuan rumah minta, kan khitanan tuh, berikan tausyiah. Maka saya sampaikan tausiyah singkat. Setelah itu, semua itu minta nyanyi. Saya pun nyanyi itu aja sih," jelasnya.

Rhoma juga mengaku, selama kedatangannya dikawal oleh aparat hukum. Rhoma dikawal ke mana pun ia pergi sampai pentasnya selesai.

"Dan saya selama di sana di dampingi oleh aparat, selama di lokasi didampingi aparat maupun di ruang tunggu, ruang tamu sampai dikawal pentas," tutur Rhoma.

Ditegaskan Rhoma, ia dan pihak tuan rumah pelaksana acara memang teman dekat. Rhoma pun menyelesaikan tiga lagu beserta tausiahnya.

"(Lagu) Dua sampai tiga lagu mungkin ya. Sama tausyiah singkat," ungkapnya.


Bupati Bogor Ade Yasin mengaku marah dan kecewa atas acara tersebut.

"Tetapi pada hari H-nya (Minggu, 28/6) mereka tetap tampil. Ini juga, ya kita marah kecewa juga, ya. Kenapa mereka melanggar komitmennya sendiri," kata Ade Yasin, di Pendopo Bupati Bogor, Komplek Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (29/6/2020).

Ade mengatakan Rhoma Irama datang sebagai tamu undangan. Dia menyayangkan sikap Rhoma Irama karena menyanyikan beberapa lagu di atas panggung. Menurut Ade, Rhoma Irama adalah magnet. Sebab, kata Ade Yasin, ketika sang Raja Dangdut ini tampil, akan mengundang banyak orang untuk melihatnya.

"Ya ngomongnya kan nggak jadi, tiba-tiba datang. Katanya sih sebagai tamu. Tapi kan kalau sebagai tamu tidak harus tampil sehingga mengundang kerumunan orang, begitu ya. Kan itu magnetnya kita tahu lah, cukup kuat. Orang itu siapa sih, apalagi orang Bogor Barat yang nggak fans, ya," ungkap dia.




Simak Video "Berdendang di Khitanan, Rhoma Irama Akan Diperiksa Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(pig/nu2)