Profil Benny Likumahuwa, Musisi Jazz Senior yang Meninggal Dunia

Lusiana Mustinda - detikHot
Selasa, 09 Jun 2020 13:49 WIB
Musisi Benny Likumahua membawakan lagu-lagu hits dalam Tribute to Utha Likumahua di Jakarta International Java Jazz Festival, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (3/3) malam. Sejumlah musisi turut melantunkan lagu hits Utha, seperti Puncak Asmara, Tersiksa Lagi, Akira, Aku Pasti Datang, Bersatu Dalam Damai, Mungkinkah Terjadi, Untuk Apa Lagi, dan Esok Kan Masih Ada. FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma/Koz/nz/12.
Benny Likumahuwa. Foto: FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma
Jakarta -

Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Benny Likumahuwa, musisi senior dikabarkan meninggal dunia hari ini. Berita ini dibenarkan oleh Bens Leo, "Ya benar, meninggal jam 08.30 WIB," ujar Bens Leo pada detikHOT.

Belum tahu penyebab pasti meninggalnya sang legenda. Bens mengungkapkan memang sudah lama Benny rutin melakukan cuci darah. "Sudah lama, kalau nggak salah sudah rutin cuci darah, tapi saya belum tahu (penyebab kematian) pastinya apa," ungkap Bens.

Meninggal dunia pada usia 73 tahun, berikut profil Benny Likumahuwa:

1. Lahir di Kediri


Benny Likumahuwa lahir di Kediri pada 18 Juni 1946. Benny merupakan musisi jazz yang berbakat. Darah bermusiknya sudah mengalir di dalam darahnya sejak kecil. Ia mulai gemar bermain musik sejak usia 8 tahun dan mempelajari notasi musik secara otodidak.

2. Pintar Bermain Berbagai Alat Musik


Benny Likumahuwa sejak remaja sudah piawai memainkan alat musik pukul dan mulai mempelajari secara serius alat musik bongo. Setelah itu, ia lebih fokus kepada bas gitar. Ia juga bisa memainkan clarinet, saksofon hingga trombon dengan sangat baik.

3. Perjalanan Karier


Pada tahun 1966, Benny Likumahuwa menetap di Bandung dan bergabung dengan Cresendo Band. Dua tahun setelahnya ia bergabung dengan The Rollies. Di The Rollies, Benny dipercaya untuk meniup trombon.

Dimasanya, The Rollies memang dianggap sebagai salah satu band fenomenal dengan aliran musik rock, funk dan jazz.

Diakhir era 70'an, Jack Lesmana mengajak Benny untuk membentuk band Jack Lesmana Combo. Ia bersama dengan dua pianis andal yakni Abadi Soesman dari God Bless dan Candra Darusman membentuk grup Trio ABC.

Memasuki tahun 80an, Benny memperkuat Ireng Maulana All Star. Selain itu, ia pun kerap menjadi pengiring banyak musisi ternama. Di tahun 1996, Benny mendirikan Benny Likumahuwa Big Band.

4. Ikut Festival Jazz Internasional


Menjadi musisi andal tidak hanya membawa Benny Likumahuwa sempat ditarik oleh label asal Amerika, Polygram untuk melakukan sesi rekaman di Singapura. Benny juga banyak terlibat dalam festival jazz internasional seperti Asean Jazz Festival di Malaysia, International Dixie Land Festival di Dresden, Jerman, hingga The North Sea Jazz di Belanda.

5. Mendirikan Sekolah Musik


Berkecimpung lama di bidang musik, Benny pun mendirikan sekolah Farabi bersama beberapa musisi yaitu Jack dan Indra Lesmana. Di sekolah ini pun banyak mencetak musis-musisi handal.

6. Penghargaan


Benny Likumahuwa pernah mendapatkan beberapa penghargaan yakni The Most Dedicated Indonesian Jazz Artist oleh Java Jazz Festival, 2009 dan Penghargaan dari Ambon Jazz Plus, 2009.

7. Ayah dari Barry Likumahuwa


Lagu Benny Likumahuwa seperti Like Father Like Son hingga Show Them What You Got memang digemari banyak orang. Darah musik ini pun menurun ke anaknya yaitu Barry Likumahuwa.

Barry merupakan buah cinta Benny Likumahuwa dengan istrinya, Ria Likumahuwa.



Simak Video "Bens Leo Kenang Sosok Benny Likumahuwa yang Humoris"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)