Pesan Antirasisme dari Mendiang Prince Kembali Digaungkan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Senin, 08 Jun 2020 09:59 WIB
LOS ANGELES, CALIFORNIA - JANUARY 26: An image of the late Prince is projected on a screen while Usher, Sheila E. and FKA Twigs perform onstage during the 62nd Annual GRAMMY Awards at STAPLES Center on January 26, 2020 in Los Angeles, California.   Emma McIntyre/Getty Images for The Recording Academy/AFP
Foto mendiang Prince / Foto: AFP/Emma McIntyre
Jakarta -

Penyanyi Prince memang telah lama tiada, akan tetapi rupanya pesan-pesan dirinya masih terus digaungkan. Baru-baru ini pesan antirasisme yang ditulis Prince diunggah di media sosial.

Pesan itu dituliskan kembali di Twitter pada hari ulang tahunnya pada 7 Juni 2020 kemarin.

"Prince mengabdikan hidupnya untuk bicara melawan ketidakadilan, mengadvokasi kaum kulit hitam dan menyebarkan pesan 'Love 4 One Another'," tulis akun Twitter resminya.

"Dalam catatan yang ia tulis personal, ia menulis pesan yang masih menggambarkan apa yang terjadi hari ini," lanjutnya.

Sebuah foto diunggah berisikan tulisan tangan Prince. Pesan itu berbunyi:

"Tidak ada yang lebih buruk di seluruh dunia dibandingkan ketidakadaan tolerasi antara yang hitam, putih, merah, kuning, laki-laki dan perempuan. Tidak ada tolerensi."

Pesan anti rasisme kembali marak sejak meninggalnya George Floyd pasca dianiaya oknum polisi. Gerakan Black Lives Matter pun kembali menggaung.

Sejumlah artis bahkan turut mendukung gerakan tersebut, sebut saha The Weeknd, Kanye West hingga Beyonce dan Jay Z.

Tonton video: Obama-Beyoncé Bawa 'Black Lives Matter' di Pidato 'Dear Class 2020'

[Gambas:Video 20detik]

(srs/imk)