detikHot

music

Duh! Royalti Musisi Indonesia Tertahan di YouTube hingga Triliunan Rupiah

Rabu, 29 Apr 2020 03:25 WIB Dicky Ardian - detikHot
Ilustrasi YouTube, Logo YouTube Foto: Sean Gallup/Getty Images
Jakarta -

Beberapa video streaming digital seperti YouTube disebut berhutang royalti kepada permusikan Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Freddy Harris, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI).

Menurutnya, hingga kini, masih banyak ditemukan penggunaan musik karya musisi Indonesia tanpa izin di YouTube.


"Kita juga banyak menagih. Jumlahnya triliunan di YouTube," kata Freddy dalam diskusi virtual bertajuk IP Talks From Home - Pelindungan Kekayaan Intelektual di Tengah Pandemi, beberapa hari lalu.

Sayangnya, angka sebesar itu sulit cair. Freddy menyebut database musik Indonesia tidak lengkap sehingga sulit membuktikan kepemilikan musik tersebut.

"Tapi nggak bisa diklaim, karena tidak ada pendaftaran pemilik dan pencipta," jelasnya.


Lebih lanjut, Freddy mendorong musisi Indonesia untuk bergabung bersama Federasi Serikat Musik Indonesia (FESMI). Menurutnya dengan begitu, pemerintah melalui Dirjen KI bisa memberikan stimulus agar musisi bisa mendapatkan haknya.

"Makanya diciptakan lembaga yang diinisiasi sama FESMI untuk memperjuangkan hak musisi," tuntasnya.






Simak Video "Kuasa Hukum Menilai Syakir Daulay Diperbudak oleh Label Lamanya"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com