detikHot

Pengaruh Brexit pada Industri Musik

Usaha Rilisan Fisik di Inggris Juga Kena Dampak Brexit

Minggu, 16 Feb 2020 16:30 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
An arrangement of newspapers pictured in London on June 24, 2016, as an illustration, shows the front page of the London Evening Standard newpaper reporting the resignation of British Prime Minister David Cameron following the result of the UKs vote to leave the EU in the June 23 referendum. Cameron is pictured holding hands with his wife Samantha as they come out from 10 Downing Street.
Britain voted to break away from the European Union on June 24, toppling Prime Minister David Cameron and dealing a thunderous blow to the 60-year-old bloc that sent world markets plunging. / AFP PHOTO / Daniel SORABJI Foto: AFP PHOTO/Daniel SORABJI
Jakarta -

Selain tur dan konser, Brexit juga akan membawa pengaruh besar pada usaha rilisan fisik. Bagaimana tidak, sejumlah cakram padat (CD) dan piringan hitam masih dibuat di beberapa negara di Eropa.

Birokrasi yang baru setelah Inggris berpisah dari Uni Eropa akan memakan waktu yang lebih lama dan biaya yang lebih banyak bagi kegiatan ekspor-impor rilisan fisik tersebut.

Jon Tolley dari Banquet Records mengatakan bahwa memesan rilisan fisik dari luar negeri akan memakan waktu yang lama. Sebagai perbandingan, ia menceritakan pengalamannya ketika memesan rilisan fisik dari Amerika.

"Mereka akan menahan barang itu cukup lama di bea cukai," tuturnya dalam diskusi yang digelara oleh Enterteiment Retailers Associations dikutip dari The Guardian.

"Dan apabila itu terjadi pada semua rilisan fisik yang didatangkan ke negera itu, aku tidak tahu bagaimana caranya bersiasat untuk itu," sambungnya.

Menurutnya ada banyak toko rilisan fisik yang mungkin belum memahami bahwa Brexit akan berdampak besar pada usaha mereka.

Ia memberikan contoh, misalnya, Warner. Label besar itu memiliki gudang di Prancis yang tergabung dalam Uni Eropa.

Bila sebelumnya, mengirim paket rilisan fisik dari Prancis ke Inggris lebih mudah, tentunya pasca-Brexit akan ada sejumlah aturan birokrasi yang lebih rumit. Padahal ada banyak musisi yang bernaung di bawah Warner.

"Mereka tidak mungkin mengubah model bisnis mereka demi kami. Warner tidak akan memindahkan gudang di Paris untuk kami. Aku rasa ada banyak usaha rilisan fisik yang tidak sadar akan itu," ucapnya.

Nantinya, segala biaya, pajak dan cukai juga akan bertambah mahal. Sehingga bisa diprediksi apabila harga rilisan fisik di Inggris juga kemungkinan akan naik.




Simak Video "Bagaimana Nasib Inggris Pascabrexit?"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dal)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com