detikHot

music

Profil Neil Peart, Drummer Rush yang Meninggal Dunia

Sabtu, 11 Jan 2020 17:35 WIB Rosmha Widiyani - detikHot
Foto: Neil Peart (Photo by Mike Lawrie/Getty Images)/Profil Neil Peart, Drummer Rush yang Meninggal Dunia
Jakarta - Neil Peart, penabuh drum (drummer) Rush, meninggal dunia pada usia 67 tahun. Dikutip Antara dari Associated Press, pengumuman Neil Peart meninggal diunggah melalui Twitter band tersebut.

"Dengan hati yang hancur dan kesedihan yang dalam, kami harus mengumumkan kepergian teman, saudara, sekaligus rekan band kami selama 45 tahun Neil Peart," tulis Rush.


Selain drummer, Peart juga berbakat menjadi penulis lirik lagu untuk Rush. Berikut profil Rush yang kepergiannya meninggalkan seorang anak perempuan Olivia Louise Peart dan istri.

1. Lahir dan terbentuknya Rush

Neil Peart lahir pada 12 September 1952 di Ontario, Kanada. Ketika Rush dibentuk pada 1968, Neil Peart tidak langsung bergabung sebagai drummer. Anggota awal Rush adalah Alex Lifeson, Jeff Jones sebagai bassis, dan John Rutsey di drum.

Pada 1974, Neil Part gabung dalam Rush menggantikan Rutsey beberapa minggu sebelum tur pertama Amerika. Album pertama Rush dengan Peart, yang menjadi penulis lagu utama band, adalah Fly by Night yang mendapat rekor Platinum pada 1975.

2. 100 drummer terbaik dan Hall of Fame

Neil Peart sempat ada di urutan keempat dalam 100 Penabuh Drum Terbaik Sepanjang Masa dari Rolling Stone. Tiga drummer terbaik sebelumnya adalah Ginger Baker, Keith Moon, dan John Bonham.

Selain menjadi 100 drummer terbaik, Neil Peart bersama Geddy Lee dan Lifeson memperoleh penghargaan di Rock & Roll Hall of Fame pada 2013. Rush berterima kasih atas penghargaan tersebut meski bukan sesuatu yang penting.

"Kami selalu mengatakan ini bukan sesuatu yang penting, tapi penggemar sangat peduli terhadap validasi seperti ini. Validasi terhadap band favorit, sama seperti pada tm olahraga, kemudian dirayakan sebagai juara," kata Neil Peart.


3. Prestasi lain bersama Rush

Neil Peart memperoleh banyak prestasi sebagai individu maupun bersama Rush. Album kedua yang dirilis pada 1975 Caress of Steel berhasil meraih rekor emas.

Selanjutnya, album Chronicles pada 1990 berhasil meraih rekor double platinum. Totalnya, sebanyak 11 album lain dari Rush meraih sertifikat platinum dan 10 album mendapat emas.

4. Kanker otak dan rasa duka dari sesama musisi serta artis

Sesuai pengumuman yang diunggah Rush, Neil Peart meninggal setelah berjuang melawan kanker otak. Neil Peart telah berjuang 3,5 tahun dan melalui karir bermusik selama 45 tahun. Pada 2015, Neil Peart mengumumkan pensiun dari tur.

Sejumlah artis dan musisi mengungkapkan duka atas meninggalnya Neil Peart. Misal Jack Black dan pentolan Metallica Lars Ulrich yang diunggah lewat Twitter.

"Sang master telah berpulang. RIP Neil Peart #RushForever," tulis Jack Black.

"Terima kasih atas inspirasi dan semua bantuan serta saran yang telah diberikan, terutama pada hari-hari awal menjadi drummer. Neil Peart tak segan berbicara dengan saya yang masih muda dari Denmark soal rekaman, peralatan, dan kemungkinan di masa depan. Terima kasih atas semangat, prinsip, dan dedikasimu pada musik! Beristirahatlah dengan damai," tulis Lars Ulrich.


Simak Video "Cover 'Lagi Syantik', Gen Halilintar Akui Tak Ambil Keuntungan"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com