detikHot

music

#IStandWithTaylor, Ini Awal Perseteruan Taylor Swift vs Label Lamanya

Jumat, 15 Nov 2019 13:32 WIB Dicky Ardian - detikHot
Halaman 1 dari 3
#IStandWithTaylor, Ini Awal Perseteruan Taylor Swift vs Label Lamanya Taylor Swift Foto: Getty Images
Jakarta - Dukungan kepada Taylor Swift kembali menggema di Twitter. Hal itu tak lain karena perseteruan Swift dengan manajer Justin Bieber, Scooter Braun.

Perseteruan itu sudah terjadi sejak pertengahan 2019. Berikut awal mula masalah terjadi.

1. Awal Mula Perseteruan

Di awal kariernya, Swift bergabung dengan label musik Big Machine Records yang didirikan oleh Scott Borchetta. Selama berada di label ini, Swift merilis 6 album pertamanya yang ia buat sejak usia remaja.

Tapi, November 2018, Swift mengumumkan meninggalkan Big Machine dan bergabung dengan label besar Republic Records dan Universal Music Group. Label baru ini juga yang akan meluncurkan album terbaru Swift 'Lover'.




2. 6 Album Taylor Swift Ikut Dibeli

Rupanya Swift telah lama berjuang untuk mendapatkan kontrol atas hak cipta enam album pertamanya yang dipegang oleh Big Machine. Tapi permintaan Swift selalu ditolak.

Swift pun pasrah jika Big Machine nantinya akan menjual katalog albumnya dan memberikan kontrolnya kepada orang lain.

Borchetta kemudian menjual Big Machine ke Ithaca Holdings dengan harga US$ 300 juta. Sebagai bagian dari penjualan ini, kepemilikan enam album tersebut jatuh kepada Braun yang merupakan pendiri Ithaca Holdings. (dar/dar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com