detikHot

music

Jebolan Pencarian Bakat Ini Bawakan Tembang Lawas Versi Jazz

Rabu, 18 Sep 2019 16:37 WIB Uji Sukma Medianti - detikHot
Foto: Uji Sukma Medianti Foto: Uji Sukma Medianti
Jakarta - MLD Jazz Project kembali melahirkan talenta-talenta di dunia musik jazz Indonesia. Kali ini, MLD Jazz Project sudah sampai pada musim yang keempat. Beranggotakan Puspallia (vocal), Timoti Hutagalung (drum), Yosua Sondakh (gitar), Hafiz Aga (bass), Noah Revevalin (piano) dan Anggi Harahap (wind dan brass), MLD Jazz Project season 4 menelurkan album perdana dengan single perdana berjudul Pertama.

Butuh waktu tiga minggu untuk memproduksi album ini. Mereka merupakan talenta yang berhasil lolos seleksi. Salah satu juri MLDARE2PERFORM Season 4, Nikita Dompas mengatakan antusiasme serta keahlian bermusik para personil MLD Jazz Project Season 4 tertuang dengan baik pada penggarapan album perdana mereka.

Konferensi Pers Single Perdana MLD Jazz Project Season 4 Konferensi Pers Single Perdana MLD Jazz Project Season 4 Foto: Uji Sukma Medianti


"Dari segi skill mereka memang luar biasa. Mereka secara individual memang di atas rata-rata, tetapi saat jadi band tim work mereka berasa banget," jelas Nikita di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Adapun, proses pembuatan album MLD Jazz Project Season 4 ini juga dibantu oleh Ronald Steven sebagai music director. Ronald mengarahkan 4 cover lagu cover yang terpilih dari lagu-lagu Indonesia yang telah menjadi hits di antaranya Pertama karya Ahmad Dani dan Reza Artamevia, Semua Bisa Bilang karya Charles Hutagalung, Selepas Kau Pergi karya Boyan La Luna dan Sakura karya Fariz RM.


Untuk enam lagu orisinil mereka, seluruhnya digarap oleh Nikita Dompas. "Dengan sentuhan unsur jazz, harapannya album tersebut dapat dinikmati oleh khalayak. Kami berharap pula lewat kolaborasi yang terjadi dalam penggarapan album tersebut dapat memacu setiap personil untuk meningkatkan kembali musikalitas mereka masing-masing," kata Ronald.

Pengalaman Pertama Buat Para Personil

Proses pembuatan album ini jadi pengalaman pertama yang dimiliki para personil MLD Jazz Project Season 4. Namun sang vokalis, Puspa, mengaku tak perlu waktu lama untuk membangun chemistry antar personil.

"Tiga mingguan di studio, kita ketemu setiap hari. Padahal pas dinyatakan menang belum tahu bakal nge-band sama siapa. Pas bawain lagu original jadi mulai kebaca tuh karakter masing-masing," kata Puspa.

Sedangkan sang drummer, Timoty, mengaku antusias dengan MLD Jazz Project Season 4 ini. Mulai dari pembuatan album, video clip hingga penampilan di festival-festival musik jazz yang sudah berjalan.

Penampilan MLD Jazz Project Season 4Penampilan MLD Jazz Project Season 4 Foto: Uji Sukma Medianti

"Proses pembuatan album seru banget. Aku sendiri belum pernah dan sekarang tuh rasanya luar biasa banget," kata Timoty.

Ia sempat merasa canggung bekerja sama dengan Ronald Steven. Namun hal itu justru membuatnya bisa mempelajari hal baru lagi.

"Pertama canggung banget karena aku jarang mainin lagu yang koh Ronald direct. Yang powerful gitu. Tapi gara-gara koh Ronald jadi bisa berubah," tutur Timoty.


Melalui MLD Jazz Project 4 ini, mereka berharap para pendengar bisa mengakrabkan telinga dengan lagu-lagu dari mereka. "Untuk lagu-lagu yang remake kemarin sih pas manggung udah kerasa vibe-nya padahal yang nonton anak-anak muda," ungkapnya.

"Semoga di lagu original kita, pendengar bisa sing along juga," pungkasnya.

MLD Jazz Project Season 4 sebelumnya telah menyuarakan karya-karya mereka melalui berbagai musik festival di antaranya Jazz Traffic Festival Surabaya, Ijen Jazz Festival-Banyuwangi, Ngayogjazz, hingga Java Jazz Festival 2020 mendatang. Adapun, MLD Jazz Project juga berkesempatan untuk manggung di gelaran musik Jazz Internasional yaitu Jazz Stage Motion Blue, Yokohama Jepang pada April tahun depan.
(ujm/mul)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com