detikHot

music

Kenal Lebih Dekat Chrisye di Hari Lahirnya

Senin, 16 Sep 2019 10:58 WIB Dicky Ardian, Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Chrisye Foto: dok detikcom Chrisye Foto: dok detikcom
Chrisye Foto: dok detikcom Chrisye Foto: dok detikcom
Jakarta - Hari ini, 70 tahun lalu, Chrisye lahir di Jakarta. Meski telah tiada, 'lilin kecil' sang legenda seakan terus menyala terang.

Penyanyi 'Sabda Alam' ini mengawali karier bermusiknya dengan menjadi pemain bass dalam band yang ia bentuk bersama sang abang, Joris.

Dari berbagai sumber, pada dekade 1960-an, ia menjadi anggota band bernama Sabda Nada yang kemudian berganti nama menjadi Gipsy.




Singkat cerita, Chrisye sempat pergi ke New York untuk bermusik. Sekembalinya ke Indonesia, ia membuat album 'Guruh Gipsy' bersama bandnya dan Guruh Soekarno Putra pada 1976.

Meski masuk ke dunia musik lewat bermain bass, karier bernyanyi solonya mulai dikenal sejak adanya Lomba Cipta Lagu Remaja di radio Prambors pada 1977. Lewat lagu ciptaan James F. Sundah, 'Lilin-Lilin Kecil', nama Chrisye pun melambung.

Setelahnya, bersama Yockie Suryo Prayogo sebagai pengarah musik, Chrisye merilis album debutnya, 'Jurang Pemisah' (1977). Pada tahun yang sama, kembali bersama Yockie dan juga Eros Djarot, ia juga terlibat dalam proyek soundtrack film 'Badai Pasti Berlalu'.

'Badai Pasti Berlalu' menjadi album yang begitu berpengaruh bagi perkembangan musik pop Indonesia. Selain Chrisye, Berlian Hutahuruk, Fariz RM, serta Keenan dan Debby Nasution ikut menggarap album tersebut.

Karier bermusik Chrisye kian mahsyur dari tahun ke tahun. Ia termasuk musisi yang selalu relevan dari zaman ke zaman. Kehadirannya telah melewati berbagai dekade dan ia tetap bisa bertahan dari masa ke masa.

Kenal Lebih Dekat Chrisye di Hari LahirnyaFoto: dok. Istimewa
Ia bukan hanya berkolaborasi dengan musisi yang muncul di era sama dengannya, namun juga musisi pendatang baru yang tengah naik daun pada masa itu. Sebut saja. Eross 'Sheila on 7', Ahmad Dhani, Peterpan (kini NOAH), Project Pop, hingga Naif.

Pada 2005, Chrisye dinyatakan mengidap kanker para-paru stadium empat. Seakan tidak ingin menyerah pada keadaan, ia sempat merilis 'Chrisye By Request' (2006) dan 'Chrisye Duet by Request' (2006).

Perjalanan panjang sang musisi berakhir pada 30 Maret 2007. Akan tetapi karya-karya yang ia hasilkan masih terkenang hingga kini.

Chrisye meninggal dunia di kediamannya dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Kepergian Chrisye tidak hanya meninggalkan istrinya, Damayanti Noor, dan empat orang anaknya, namun juga memberikan kehilangan besar bagi para pencinta musik Tanah Air.

Meski belasan tahun telah berlalu, karya-karya Chrisye masih tetap dikenang dan masih seringkali dimainkan dan diputar di mana-mana.


Simak Video "Cara Google Rayakan Ulang Tahun Chrisye ke-70"
[Gambas:Video 20detik]
(dar/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com