detikHot

music

Navicula Dukung Regulasi Sampah Plastik di Bali

Selasa, 10 Sep 2019 18:26 WIB Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Foto: Ari Saputra/detikFoto Foto: Ari Saputra/detikFoto
Jakarta - Pengurangan dan pengelolaan sampah plastik tampaknya tengah menjadi perhatian bagi band asal Bali, Navicula.

Mereka menyuarakan hal tersebut saat tampil di Soundrenaline 2019 yang bertempat di Garuda Wisnu Kencana (GWK), akhir pekan lalu.

Saat itu mereka baru saja selesai membawakan 'Mafia Hukum'. Robi pun menyapa penonton dan berbicara mengenai sampah plastik.

"Kami mendukung Bali sebagai provinsi pertama di Indonesia yang mengawali regulasi sampah plastik. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mau membantu mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Bali bukan pulau plastik!" serunya.




Ia kemudian membeberkan data-data mengenai sampah plastik di Indonesia. "Indonesia mengedarkan lebih dari 500 juta tas kresek setiap harinya," kata Robi.

"Indonesia membocorkan sampah plastik ke lautan sebanyak hampir satu truk setiap menitnya. Indonesia mengedarkan lebih dari 93 juta sedotan plastik setiap harinya," sambungnya.

"Dan ini semua beredar semakin cepat, tapi Bali, saat semua semakin cepat, Bali berani berhenti," ungkapnya lagi.

Dalam penampilannya itu, mereka kemudian membawakan 'Saat Semua Semakin Cepat, Bali Berani Berhenti'.


Simak Video "Patut Ditiru! Begini Cara Menteri LHK Lawan Sampah Plastik"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com