Tanggapi Konflik Papua, Cholil Mahmud Ungkap Kekecewaan

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 22 Agu 2019 09:42 WIB
Foto: Dyah Paramita Saraswati
Jakarta - Demonstrasi di Manokwari terjadi beberapa hari ini. Aksi itu kabarnya bermula dari insiden yang terjadi pada mahasiswa Papua di asrama di Surabaya.

Menanggapi itu, vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud mengaku marah dan kecewa. Sebab menurutnya, tindakan yang dilakukan aparat dan massa terhadap perantau asal Papua tidaklah pantas.



"Menyedihkan sih, menurut saya, nomor satu itu kemanusiaan, sama semua orang, mau berbeda negara, berbeda apa, memang harus baik. Apalagi pada yang satu saudara, yang kita akui dia sebagai satu keluarga, satu negara," kata Cholil saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan.

"Lalu daerahnya sudah dikeruk habis-habisan, masih diperlakukan kayak gitu, itu di luar kemanusiaan sih, melampaui kebinatangan juga. Jadi bukan hanya menyedihkan, tapi beyond," sambungnya berapi-api.

Selama ini, lagu-lagu Efek Rumah Kaca biasanya bernafaskan kegelisahan dan kritik sosial. Lantas, apakah peristiwa tersebut akan menggerakan Cholil untuk membuat lagu?

Cholil menjawab untuk saat ini ia masih belum tahu. Tapi perilaku rasis dan tidak adil yang diterima rakyat Papua memang membuatnya geram.

"Nggak tahu ya, ya mungkin. Tapi memang bikin marah sih. Bikin gemas," jawabnya.



Simak Video "Efek Rumah Kaca Segera Rilis Mini Album dan Gelar Konser"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/tia)