detikHot

music

Souljah Bawakan Lagu Baru di Millenial Road Safety Festival Kudus

Minggu, 17 Mar 2019 16:50 WIB Akrom Hazami - detikHot
Personel band Souljah saat tampil di depan kantor Pendapa Pemkab Kudus (Akrom/detikcom) Personel band Souljah saat tampil di depan kantor Pendapa Pemkab Kudus (Akrom/detikcom)
kudus - Band Souljah menampilkan lagu barunya saat tampil di Millenial Road Safety Festival di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (17/3/2019). Hal itu terbukti mampu menghibur fans yang berpanas-panas ria.

Danar, vokalis Souljah menjelaskan di Kudus ini mereka menampilkan lagu baru yang belum sekalipun dibawakan saat konser di kota lain. "Ini kami bawakan lagu baru kami. Yang tidak pernah dibawakan di kota lain. Judulnya, Pantang Pulang Sebelum Sayang," seru Danar.

"Baru di Kudus kami bawakan lagu baru kami. Pantang Pulang Sebelum Sayang. Ayo nyanyi bersama," ajaknya kepada ratusan penonton.

Personel Souljah dari Danar vokal, Sa'id toasting, Renhat bas, Bayu giitar, David keyboard dan Vino saxophone, sukses menghibur penggemarnya di Kabupaten Kudus. Beberapa lagunya juga dibawakan seperti I'm free, Move On, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, mereka juga ikut mengkampanyekan gerakan Millenial Road Safety Festival. "Mari tertib berlalu lintas. Terutama para milenial," serunya.

Bupati Kudus M Tamzil mengatakan, saat ini merupakan momentum mengingatkan kembali masyarakat terutama milenial untuk berlalu lintas sesuai aturan. "Karena anak milenial generasi emas. Sehingga kita harus melindungi jiwanya. Hampir 75% kendaraan bermotor ini mengakibatkan kecelakaan anak milenial," kata dia.

Karenanya akan dipacu agar mereka taat berlalu lintas. Pemkab Kudus bahkan ikut sosialisasi bersama Satuan Lantas Polres Kudus di sekolah.

Wabup Kudus Hartopo menambahkan agar perlengkapan kendaraan hendaknya selalu ada. "Kita memberi contoh kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas," kata dia.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan pihaknya mengadakan kegiatan untuk milenial agar jadi pelopor keselamatan dan jadi kesadaran tertib berlalu lintas. "Diharapkan dengan deklarasi tertib lalu lintas dan masyarakat yang hadir diharapkan menurunkan angka lalu lintas dan pelanggar lalu lintas," kata Saptono.

Setiap tahun setidaknya angka kecelakaan bisa berkurang. Bahkan dari komunitas motor dan mobil juga ikut digandeng agar mereka memberi contoh. Pihaknya juga mengimbau masyarakat di bawah umur yang berkendara agar berhati-hati. "60% milenial di Kudus yang alami kecelakaan saat ini," imbuhnya.
(doc/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed