detikHot

music

Usul Hari Duka Musik, Pasha Singgung Tragedi Ricky Nelson 'Stone Canyon'

Rabu, 02 Jan 2019 12:00 WIB Niken Purnamasari - detikHot
Foto: ismail (detikhot) Foto: ismail (detikhot)
Jakarta - Pasha 'Ungu' mengusulkan Hari Duka Musik Indonesia ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia membeberkan alasan usulan tersebut.

Pasha mengatakan usulan tersebut bersifat monumental bagi dunia musik Indonesia. Hal itu didasari atas tragedi yang menimpa tiga personel band 'Seventeen' dalam bencana tsunami di Banten.

"Tentunya ini menjadi sesuatu yang bersifat historycal dan monumental khususnya bagi dunia musik Indonesia yg terima atau tidak akan dikenang oleh seluruh rakyat indonesia khususnya bagi penggemar karya2 band seventeen sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada para korban khususnya bagi almarhum personil band seventeen itu sendiri," kata Pasha di Instagram, Rabu (2/1/2019).



Dia kemudian mengambil contoh tragedi serupa dalam sejarah musik dunia. Kecelakaan vokalis 'Stone Canyon', Ricky Nelson dan tunangannya disinggung Pasha.

Pasha mengatakan Presiden Amerika Serikat saat itu tidak lantas menetapkan tragedi sebagai hari duka musik di sana. Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan dan perbincangan banyak pihak seperti yang terjadi di Indonesia.

"Dan sebagai bahan pengetahuan kita bersama bahwa dalam sejarah musik dunia pun pernah terjadi kejadian yang hampir sama persis namun sedikit berbeda cerita dimana salah satu band rock n roll America "stone canyon" dengan vocalist bernama ricky nelson dan tunangannya ditahun 1950an mengalami kecelakaan dimana pesawat yang akan mengantarkan mereka ke kota tempat dimana mereka akan melaksanakan konser Jatuh dan mengakibatkan seluruh penumpang pesawat termasuk personil band stone canyon juga vocalist dan tunangannya meninggal dunia," ujarnya.

"Pada saat itu pun presiden America tidak menetapkan kejadian itu sebagai hari duka musik amerika dan tidak ada masalah kan?



Wakil Wali Kota Palu itu menyayangkan ada pihak yang berkomentar di luar dari konteks terkait usulan Hari Duka Musik Indonesia. Dia mengajak masyarakat untuk saling menghormati pendapat.

"Nah yang kami Sayangkan adalah disaat duka sahabat kita @ifanseventeen masih terasa'Bersamaan dengan itu pendapat inisiatif kami dikembangkan dimedia sosial justru yang lahir komentar2 yang tidak perlu seperti *siapa sih ifan? *Band seventeen Siapa? Kenal juga ngga Pede banget mau dibuatin hari duka musik dan lain sebagainya dan lain sebagainya. Silakan kita berbeda tapi mari saling menghormati pendapat orang lain dan menjaga nilai2 kesantunan dalam menyampaikan suatu pendapat atau mempertahankan pendapat," ujarnya.
(nkn/ken)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com