Hoax-hoax Terbesar di Sejarah Musik Rock

Komario Bahar - detikHot
Minggu, 07 Okt 2018 20:20 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Lupakan dulu hoax tokoh dalam negeri yang memancing mulut dan jempol Anda bersumpah serapah itu. Ini adalah hoax terbesar sepanjang sejarah musik rock dunia.

Album 'Fenomenal' The Mask Marauders dan Pendompleng David Bowie

Hoax-hoax Terbesar di Sejarah Musik RockFoto: davidbowie.com


John Lennon, Mick Jagger, Paul McCartney, dan Bob Dylan merekam sebuah album lagu rahasia barengan. Tajuknya disebut 'The Masked Marauders'.

Album itu disebut-sebut sebagai rekaman musik rock terhebat sepanjang sejarah musik. Tapi, sayangnya album terhebat itu tidak pernah ada alias hoax.

Greil Marcus, penulis dan mantan editor Rolling Stone, menciptakan 'The Masked Marauders' karena ingin mengikuti tren, dengan memarodikan semua album populer kala itu. Kejadiannya saat itu 1969 dan tercatat sebagai hoax terbesar di jagat permusikan.

Mirip-mirip kasus di atas karena sama-sama mencatut nama besar musisi, pada 2012 silam tiga buah video rekaman penyanyi misterius mendaur ulang lagu klasik David Bowie.



Lantunan sang penyanyi misterius viral. Penyanyi misterius itu menyebut diri mereka sebagai Milky Edwards dan The Chamberlings.

Mereka kemudian secara instan sangat digemari publik karena mereka menyanyikan lagu berjudul 'Moonage Daydream', 'Starman', dan 'Soul Love' milik sang legenda dengan penuh penghayatan.

Namun, pada lagu berjudul 'Moonage Daydream', penggemar menilai lantunan nada tersebut tidak asli sama sekali. Barulah saat itu mereka sadar mungkin penyanyi ini cuma cari sensasi dengan mendompleng nama besar David Bowie.

Konpirasi Kematian Kurt Cobain dan Elvis Presley

Hoax-hoax Terbesar di Sejarah Musik RockFoto: Getty Images


Kematian Kurt Cobain masih saja didera isu pembunuhan setelah tewas pada 5 April 1994 silam. Seperti kita tahu, Kurt mati bunuh diri setelah depresi dan melarikan diri dari tempat rehabilitasinya.

Kurt Donald Cobain sempat dilaporkan hilang sebelum ditemukan bersimbah darah dan wajah hancur karena letusan laras panjang yang ia tarik sendiri pelatuknya.

Kurt yang melegenda dengan musik rock/punk kasarnya mengembuskan napas terakhir pada 5 April di kediamannya. Setelah meregang nyawa ia baru ditemukan tiga hari kemudian.

Sampai kini kematian Kurt disebut adalah konspirasi jahat sang istri, Courtney Love. Tapi semua bukti-bukti menunjukkan bahwa Kurt memang bunuh diri secara meyakinkan setelah teler dan menuliskan surat wasiat berantakan yang kemudian ditemukan di samping jenazahnya.

Well, sampai kini fans garis keras cenderung buta fakta, masih ada saja yang meyakini bahwa pentolan Nirvana ini dibunuh Courtney dengan motivasi warisan dan harta. (kmb/ken)