Bahkan musisi hanya memeroleh 12 persen dari total uang yang dihasilkan di industri secara keseluruhan.
Dalam laporan berjudul 'Putting the Band Back Together' dari Citigroup, mereka memaparkan bahwa di Amerika Serikat, angka pengeluaran pendengar untuk musik melonjak, yakni sebesar 20 milyar US dollar pertahun. Angka tersebut tertinggi dari yang pernah ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari NME, Selasa (8/8/2018), kecilnya angka tersebut disebabkan perubahan cara mendengarkan musik yang terjadi di era digital ini. Ada dua perubahan yang tampak signifikan.
Yang pertama, di era digital, musisi lebih banyak melaksanakan turnya. Yang kedua, orang lebih banyak mendengarkan musik secara gratis dibandingkan membeli musik atau berlangganan lewat layanan streaming yang tersedia.
Penulis dari laporan tersebut, Jason Bazinet, mengatakan kepada Rolling Stone bahwa jumlah tersebut sangat rendah dan adanya penghasilan yang terbilang sedikit untuk para musisi merupakan sebuah kobocoran.
"Ketika diselidiki kepada siapa saja uang di industri musik tersalurkan, hanya sekitar 10 persen untuk musisi. Itu angka yang sangat rendah," ucapnya.
"Mereka tidak akan mendapatkan banyak uang. Ini adalah jumlah yang mengejutkan dari kebocoran di seluruh industri musik," sebutnya.
(srs/dar)










































