Gibson Butuh Gitar Hero seperti Era Jimmy Page

Nugraha - detikHot
Kamis, 03 Mei 2018 16:52 WIB
Gitar Gibson Foto: Rick Diamond/Getty Images for Webster PR
Jakarta - Selama dekade terakhir, penjualan gitar elektrik menurun drastis, dari sekitar 1,5 juta yang terjual tiap tahunnya menjadi sekitar 1 juta. Pada 2010, penjualan gitar akustik justru mengalahkan gitar elektrik. Dan analis industri begitu berterima kasih kepada Taylor Swift untuk perubahan drastis tersebut.

Sama seperti Gibson, Fender juga harus berjuang berat. Pemasok gitar terbesar di AS, Guitar Center baru-baru ini menurunkan peringkat korporatnya setelah mendapatkan utang sebesar USD 1,6 miliar.

Menurut Digital Music News, pembeli muda pernah mendorong lonjakan penjualan gitar. Tapi kini telah bergeser ke arah EDM, rap dan musik indie yang tak lagi digerakkan oleh gitar.


Tahun lalu, George Gruhn, gitar expert mengatakan kepada Washington Post, masalah industri berasal dari pasar yang begitu datar dengan persaingan yang makin banyak.

Menurutnya, generasi di mana menjadi dewa gitar rock seperti era Led Zeppelin telah kehilangan semangat mereka. Keberhasilan Jack White, Gary Clark Jr dan band-band analog-rock seperti The Black Keys, generasi baru musisi lebih cenderung ke arah teknologi Disk Jockey.

"Yang kita butuhkan adalah pahlawan gitar," tukas Gruhn. (nu2/dar)