DetikHot

music

Berat Badan Turun Drastis, Waldjinah Membaik Meski Harus Berkursi Roda

Selasa, 13 Mar 2018 20:40 WIB  ·   Desi Puspasari - detikHOT
Berat Badan Turun Drastis, Waldjinah Membaik Meski Harus Berkursi Roda Foto: Waljinah / Desi P.
Jakarta - Kondisi kesehatan penyanyi keroncong Waldjinah memang sempat menurun sejak tahun 2013. Bahkan selama sembilan bulan sang maestro hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Kini Waldjinah mulai terlihat kembali aktif. Meski sudah tak seprima dulu melantunkan tembang Jawa dan keroncong, Waldjinah tetap terlihat semangat meski harus menggunakan kursi roda.

"Kurang lebih ya dari tahun 2013. Waktu ibu sembuh ibu sudah beraktivitas, aktivitasnya masih sering jalan-jalan. Pengin kemana senangnya karaoke," cerita Ari, anak keempatnya yang mendampingi Waldjinah saat menghadiri acara peluncuran keyboard PSR-S975 dan PSR-S775 di gedung Yamaha Musik, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Ari mengatakan, sang bunda memang harus dibantu dengan kursi roda bila melakukan perjalanan jauh. Penyanyi berusia 72 tahun itu masih bisa berjalan meski langkah kakinya sangat lambat.

"Tapi kalau lama 5 sampai 10 menit tidak kuat, harus pakai kursi roda. Ya coba kita terapi dokter tulang sama sendi ya itu baru penanganan mudah-mudahan nanti. Ya harusnya di bagian tempurung harusnya dioperasi tapi ibu takut, jadi cuma di suntik. Kalau kata orang suntik oli," jelas Ari sambil tersenyum dan memperhatikan sang ibu yang tetap tersenyum melayani permintaan foto.

Waldjinah dikatakan Ari mengalami gangguan di pencernaannya. Tahun 2012, saat masih di Jakarta, Waldjinah mengeluarkan darah saat melakukan buang air besar. Sampai akhirnya Waldjinah dibawa pulang ke Solo dalam kondisi setengah sadar.

"Waktu itu ada acara di hotel, di Jakarta. Dari itu diketahui di bagian pencernaan penyakitnya. Ibu tampil terkahir di panggung tahun Oktober 2013 pada acara MURI, pemecahan MURI 1000 lagu keroncong. Di Kodam, Jawa tengah. Kebetulan ibu lagu yang ke seribu, menyanyikan lagu Walang Kekek. Setelah itu November ibu nggak mau dahar," cerita Ari saat sang bunda mengalami sakit.

Saat sakit berat badan Waldjinah pun menurun drastis. Sekarang bobotnya mulai kembali bertambah meski ada beberapa pantangan makanan yang harus diperhatikan oleh Waldjinah.

"Waktu sebelum sakit 70 kilogram, turun sampai 30 kilogram. Sekarang kurang lebih 60 kilogram. Kemarin ibu nyoba minum jahe, udah sakit perutnya. Makanannya asal nggak pedas, asal nggak asem, kecut. Sop-sopan ya asal nggak pakai merica," pungkas Ari.
(pus/kmb)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed