Grammy Awards 2018

Dianggap Tidak Sensitif, Presiden Grammy Akhirnya Minta Maaf

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Jumat, 02 Feb 2018 14:26 WIB
Foto: Grammy Awards
Jakarta - Presiden dari yayasan penyelenggara Grammy Awards, The Recording Academy, Neil Portnow, akhirnya memohon maaf atas pernyataan yang ia keluarkan pasca malam penganugerahan Grammy Awards ke-60 digelar.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikutip dari Variety, Jumat (2/2/2018), Neil Portnow mengatakan ia tidak pernah bermaksud merendahkan pihak manapun. Ia mengaku telah menggunakan pilihan kata yang salah dan terdengar tidak sensitif.

"Minggu malam lalu, saya diberi pertanyaan mengenai kurangnya perwaklian perempuan di kategori Grammy Awards tahun ini. Sayangnya, saya menggunakan dua kata, 'melangkah maju', yang salah konteks dan tidak menyampaikan apa yang saya percayai dan poin yang ingin saya tekankan," ungkapnya.

"Industri kita harus mengakui bahwa perempuan menghadapi lebih banyak tantangan yang tidak pernah dihadapi laki-laki. Kita harus meminimalisir halangan tersebut dan membuat perempuan berani untuk hidup dari mimpinya dan mengekspresikan kata hati dan kreativitasnya lewat musik," tambahnya.

Setelah pemenang Grammy Awards 2018 diumumkan, Neil Portnow mengatakan perempuan harus melangkah maju untuk dapat unggul di dunia musik dan memenangkan Grammy Awards.

Saat itu, ia menjawab pertanyaan seputar para pemenang Grammy Awards yang didominasi oleh laki-laki. Banyak pihak mengecam kalimat bernada seksis dan tidak sensitif tersebut.

Salah satunya adalah penyanyi P!nk yang mengatakan bahwa perempuan telah melangkah maju dan berjuang sejak lama.


(srs/kmb)