OST 'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak' Gunakan Sudut Pandang Orang Ketiga

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Selasa, 24 Okt 2017 17:30 WIB
Foto: Marlina the Murderer in Four Acts
Jakarta - Ada cerita menarik di balik penggarapan lagu 'Lazuardi' yang menjadi soundtrack dari film 'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak'.

Setelah didapuk untuk menulis lirik, awalnya Cholil Mahmud bingung mengenai sudut pandang yang akan ditampil oleh lagu tersebut.

"Lagunya sendiri udah ada dari Zeke (Khaseli) dan Yudhi (Arfani). Clue-nya, lagunya nggak terlalu heroik, jadi sesuai sama mood filmnya," cerita Cholil saat dihubungi via sambungan Skype, Selasa (23/10/2017).

Melalui proses yang terbilang singkat, Cholil Mahmud akhirnya memutuskan untuk membuat lagu ini dari sudut pandang orang ketiga. Lagu ini dituturkan melalui bagaimana Cholil melihat karakter Marlina.

"Jadi kalau pun ada kata 'Aku' di dalam liriknya, itu bukan merujuk ke Marlina, itu bagaimana saya melihat Marlina, jadi 'Aku'-nya itu Marlina tapi dalam pandangan saya," jelasnya lagi.

Ditanya bagaimana Cholil Mahmud melihat karakter Marlina, Cholil menjawab, "Ya dia sosok yang berusaha struggling."

Soundtrack 'Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak' Gunakan Sudut Pandang Orang Ketiga Foto: Marlina the Murderer in Four Acts


"Awalnya memang karena keadaan tapi dia juga mencoa struggling untuk menyelesaikan permasalahannya. Gimana perjuangan dia menghadapi permasalahan keluarga, bagaimana dia mencoba bertahan dari situ, dia nggak pasrah ditempa pengalaman hidupnya, tapi dia makin lama makin kuat untuk bertarung," urai Cholil mengenai sosok Marlina.

Menyanyikan lagu 'Lazuardi', yang meski memiliki nuansa Western yang kental namun manis, mungkin merupakan pengalaman yang lain untuk Cholil Mahmud.

Pasalnya, kebanyakan lagu-lagu Cholil Mahmud selama ini lantang dan tegas.

"Justru di situ menariknya, jadi Cholil nggak melulu jadi Cholil dan kami nggak melulu jadi kami. Kami mau ada surprise-nya," ungkap Giovanni Rahmadeva, associate producer dari proyek musik ini yang juga mengisi drum di lagu 'Lazuardi'.



Selain karena karakter vokal dan musik Cholil yang dirasa akan memberikan sentuhan baru bagi lagu 'Lazuardi', vokalis Efek Rumah Kaca itu memang sudah lebih dulu mengenal Zeke Khaseli dan Yudhi Arfani yang berperan sebagai penata musik dan pencipta lagu.

Kejutan rupanya tidak hanya diberikan oleh Cholil Mahmud, namun juga Riko Prayitno yang mengisi gitar. Riko dianggap mampu keluar dari zona nyaman dan pengaruh musik Mocca, band tempat ia bermusik selama ini.

"Riko menjadi Riko yang lain, mungkin karena itu kan dia semangat, musisi kan mungkin mau sesuatu yang baru," tambah Yudhi Arfani.

(srs/dar)