Dibalik Tertundanya Album Terbaru Coldplay
Senin, 28 Mar 2005 10:49 WIB
Jakarta - Band sebesar Coldplay ternyata bisa juga mengalami hambatan rilis album. Gara-gara minim dana, rilis album terbaru Coldplay tertunda.Sukses A Rush of Blood to the Head di tahun 2002 membawa kesibukan band ini pada tur panjang di berbagai kota dan negara. Pernikahan Chris Martin dengan Gweneth Paltrow menambah kesibukan tersebut. Band ini seperti lupa dari membuat album ketiga.EMI yang menaungi Coldplay juga tak 'memburu' mereka untuk album baru. Ini berkenaan dengan masalah finansial yang dialami label besar tersebut.Dilansir Ananova, EMI mengalami penurunan angka penjualan sebanyak 16 persen awal Februari lalu. Sebelumnya perusahaan ini juga menghasilkan angka penjualan yang mengecewakan Natal lalu. Akibatnya, EMI terpaksa menunda album baru Coldplay dan Gorillaz.Penundaan tersebut membuat Coldplay membatalkan setumpuk lagu baru yang direkamnya dengan Ken Nelson musim panas lalu. Dia telah membawa materi lagu baru mereka untuk latihan dan tur mereka. Setelah EMI siap menggarap album terbaru Coldplay, Mereka memberi tenggang waktu tertentu pada band yang baru merilis 2 album tersebut. Namun Coldplay malah tak mampu menyelesaikan sesuai dengan waktu yang diberikan EMI.Menurut Martin, tenggat waktu membuatnya muak. Dan masalah finansial EMI sangat berpengaruh pada Coldplay."Saat kami lupa tentang uang, kami bisa bebas untuk berkarya dan membuat album yang sangat tak terduga," ungkap Martin.Dengan diproduseri Danton Supple, kini Coldplay akan merilis album terbarunya X & Y pada 6 Juni. Sebelumnya, hit single Speed Of Sound akan dirilis 23 Mei Mendatang. (ana/)











































