Untuk menghindari terulangnya insidem serupa di konser 5 Seconds of Summer nanti, para promotor yang terdiri dari Live Nation Indonesia dan 7 Kings Entertainment melakukan treatment berbeda.
"Kami sadar atas kejadian yang menimpa konser EXO kemarin, maka dari itu kami akan melakukan sesuai prosedur dan tidak melakukan pengecekan seperti menyuruh membuka hijab. Namun semua itu akan lebih baik jika ada peran aktif dari kalian (para penonton)," ujar Managing Director Live Nation Indonesia, Kimberly Fraser, Jumat (4/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di konser bertajuk 'Sounds Live Feels Live' tersebut, barang-barang yangn dilarang adalah membawa wadah yang terbuat dari kaca sejenis parfum ataupun tempat minum.
Kamera profesional dan tongsis juga dilarang untuk mendukung kenyamanan saat menonton band asal Australia yang digawangi oleh Luke Hemmings, Michael Clifford, Calum Hood, dan Ashton Irwin tersebut.
Pihak promotor juga tidak menyediakan tempat penitipan sehingga lebih baik bagi Anda yang sudah siap menonton konser band tersebut tidak membawa barang-barang yang dilarang tadi.
Konser digelar pada 5 Maret mendatang dan dimulai pada pukul 19.00 WIB di ICE BSD City, Tangerang. Untuk penukaran tiket ataupun E-Voucher dapat dilakukan sejak pukul 09.00 WIB.
Seperti diketahui soal kontroversi body checking konser EXO, banyak fans mengeluh tidak nyaman dengan body checking berlebihan yang dilakukan oleh pihak security yang digaet promotor.
Beberapa fans mengutarakan kekecewaannya soal tindakan security tersebut kepada detikHOT. Fans merasa meraba-raba bagian sensitif sampai meremas bagian konde di jilbab merupakan tindakan yang membuat mereka tidak nyaman. (ass/kmb)










































