Masyarakat Indonesia seperti lebih bersemangat untuk mengikut Grammy Awards 2016. Alasannya, ada musisi Indonesia yaitu Joey Alexander yang sukses masuk nominasi.
Tapi ternyata bukan cuma Indonesia yang seperti heboh dengan kehadiran Joey di Grammy Awards. Media-media luar negeri pun seperti bergantian membahas sosok pianis muda yang masih berusia 12 tahun itu.
Sebut saja The Telegraph, BBC hingga New York Times membahas sosok Joey. Bahkan, The Telegraph sempat membawa nama Indonesia untuk jadi headline berita mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentunya, pemberitaan tersebut sebagai bukti bahwa gaung Joey di Grammy memang terdengar jelas. Meski pun, pada akhirnya pianis muda asal Bali itu tak membawa pulang piala.
Tapi penampilan di dua seremoni Grammy Awards 2016 seperti sudah seperti penghargaan tersendiri untuk Joey. Di mana belum tentu musisi asal Amerika Serikat atau Eropa bisa merasakan apa yang dilewati oleh Joey.
Nampaknya, apa yng saat ini terjadi sudah jadi bukti bahwa musisi Indonesia memang patut diperhitungkan. Jadi ada alasanuntuk tidak bangga dengan hal itu?
Joey Alexander berhasil memukau Grammy Awards 2016. Joey masuk dua nominasi meski akhirnya tak berhasil membawa pulang piala.
Joey sendiri lahir di Bali pada 25 Juni 2003 lalu di Bali. Sejak kecil Joey sudah diperkenalkan dengan musik karena kedua orangtuanya Denny Sila dan Farah Urbach adalah penikmat musik jazz.
Pada 2014 lalu, Joey bersama kedua orangtua memutuskan pindah ke New York, Amerika Serikat. Semenjak pindah itu lah karier Joey seperti terus menanjak hingga akhirnya masuk ke nominasi Grammy Awards 2016.
(fk/mmu)










































