Padi & James Brown Tutup Java Jazz Festival
Minggu, 06 Mar 2005 14:20 WIB
Jakarta - Grup Indonesia Padi dan musisi internasional James Brown akan tampil di hari terakhir Java Jazz Festival. Padi tampil pada pukul 20:00, sedangkan James Brown hadir menjelang tengah malam. Pesta Jazz selama 3 hari di Jakarta Convention Center memang boleh diacungi jempol. Terlepas beberapa kekurangannya Java Jazz Festival sanggup menghidupkan aura Jazz di Jakarta selama beberapa hari terakhir. Selama penyelenggaraan selama 3 hari tersebut setidaknya 300 grup musik tampil di 11 panggung yang tersebar di area Jakarta Convention Center (JCC) itu. Grup-grup Jazz ini rata-rata tampil dengan personil paling sedikit 5 orang. Jadi kalau dikira-kira setidaknya lebih dari 1500 musisi Jazz Indonesia dan Internasional kini tengah sibuk mondar-mandir di seputar JCC. Diurut dari hari pertama yang dihadiri sekitar 12 ribu penonton Java Jazz sudah menggeber adrenalin pecinta Jazz dengan menghadirkan, George Duke yang didukung Glenn Fredly, Jeff Kashiwa dan Eric Bennet yang berkolaborasi dengan Ruth Sahanaya, dan Godfather of Soul James Brown yang di usia senjanya masih mampu memancing histeria penonton berbagai umur. Tak hanya artis internasional, musisi Jazz Indonesia juga mendapat sambutan yang tak kalah hangat. The Groove yang tampil dengan aransemen Jazz tak henti-henti menuai applause penonton. Satu grup Indonesia yang dicatat sangat menghebohkan adalah band muda "Maliq n d'Essential" yang tampil di hari kedua. Grup yang memainkan irama up beat dengan nuansa Jazz itu menyedot penonton yang membludak dan memancing histeria yang tiada habis-habisnya. Bahkan dari rencana awal, Maliq harus menambah dua lagu lagi untuk memuaskan penontonnya. "Amp Fiddler" salah satu musisi internasional yang tampil di Java Jazz Festival juga sempat ikut bergoyang di panggung bersama Maliq. Asli suasana ruang Cendrawasih 2 menjadi heboh dan panas! Aktris Marcella Zalianty dan Sissy Pricillia yang tampak di jejeran depan penonton juga tak henti-hentinya bergoyang dan berteriak terbawa panasnya suasana. Di akhir acara Maliq mengakui kalau ini adalah pertunjukan mereka yang paling heboh!Menutup manisnya Java Jazz Festival masih banyak jajaran musisi Jazz yang menanti untuk tampil. Dari barisan musisi Indonesia ada Elfa Pop & Jazz Singers, Indra Lesmana Reborn, KSP, Rieka Roeslan, Tamam Husein featuring Nina Warna, Bertha & Friends, Ireng Maulana All Stars, dan Padi. Daftar musisi internasionalnya juga tak kalah heboh, mulai dari Eric Bennet, Jeff Kashiwa, Bubi Chen, Anggie Stone, Deodato, Saskia Laroo, sampai sang pamungkas James Brown bakal habis-habisan menguras hasrat Jazz penonton di hari terakhir pesta musik ini. Lama Indonesia tak menggelar perhelatan Jazz besar memang membuat animo pecinta musik sangat tinggi terhadap Java Jazz Festival. Tiket masuk yang mulai 150 ribu sampai 200 ribu banyak diserbu penonton. Bahkan untuk tiket pertunjukan spesial dimana penonton harus merogoh kocek tambahan sebesar 100 ribu sampai 200 ribu tak menyurutkan niat penonton. Tiket pertunjukan spesial kemarin yang menghadirkan "Earth Wind and Fire Experience" di pertunjukan pertama dan "Incognito" di pertunjukan kedua tiketnya habis terjual. Untuk Java Jazz hari terakhir penonton akan dibandrol tiket Rp 150 ribu, tiket harga paling murah dibanding dua hari sebelumnya. Tiket tersebut dapat digunakan untuk menonton semua pertunjukan di 11 panggung Java Jazz kecuali pertunjukan spesial malam ini James Brown dengan harga tambahan Rp 175 ribu. Keterangan foto: Penampilan James Brown di Plennary Hall, JCC, Jumat (4/3/2005) malam. (fta/)











































