'Sinestesia' seperti sebuah 'ajakan' dari ERK untuk mendalami lebih jauh dan luas sisi musikalitas mereka. Tak heran, lagu-lagu dalam album ini punya durasi cukup panjang dibandingkan karya lainnya.
Bukan tanpa alasan, ERK seperti ingin membuka lebih lebar kuping pendengarnya untuk meresapi perjalanan mereka. Sedari album pertama, kedua hingga nuansa berbeda dari gaya bermusik mereka di 'Sinestesia'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
'Sinestesia' disebut layaknya sebuah album sinematis yang mengajak para pendengar album membangun imajinasinya sendiri. Melafalkan setiap bait, nada dan makna dalam sebuah pemikiran yang dimerdekakan oleh ERK.
Penantian cukup panjang setidaknya dirasakan ERK untuk bisa merilis album barunya. Tercatat Cholil Cs terakhir merilis album adalah 'Kamar Gelap' pada 2010.
Hingga tak heran, 'Sinestesia' seperti sebuah klimaks dari penantian tersebut. Tentunya juga sebagai obat rindu fans ERK yang sempat 'dihadiahi' sebuah alter ego bernama Pandai Besi.
Sebelum merilis 'Sinestesia', ERK lebih dulu menampilkan lagu eksperimennya bertajuk 'Biru'. Lagu itu pun bisa dibilang 'sinopsis' dari cerita yang ada di album 'Sinestesi'.
(fk/tia)












































