16 Finalis itu berkesempatan menampilkan satu lagu andalannya. Mereka tampil di Liquid Cafe, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/12/2015).
Earth Shaker, band cadas dari Bekasi yang beranggotakan Fadel Cs sukses memanaskan panggung MTL 2015 sebagai pembuka. Dalam genre yang sama, Octopus (Semarang), band yang sudah cukup besar di kota asalnya ini tampil bringas menunjukan banyaknya pengalaman mereka dalam bermusik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah Dolphin Division (Jakarta) yang membuat suasana panggung MTL 2015 menjadi berbeda dengan musik rock n roll mereka. Power dari vokalisnya serta kematangan personilnya dalam mengatur harmonisasi membuat hampir semua juri sepakat bahwa mereka tampil luar biasa.
"Vokalisnya punya suara yang hebat, sound-nya tepat pada porsinya. Kita ngeliat ini punya potensi untuk berkembang sih," ujar David Tarigan yang mewakili Demajors.
Aksi finalis MTL 2015 ditutup oleh band asal Pontianak, Wai Rejected yang tampil apik. Mengusung indie pop, mereka memperlihatkan aksi panggung yang menawan serta musik yang tidak main-main sehingga pujian pun dilontarkan oleh para juri.
"Dari semua penampil, gue paling terhibur sama penampilan kalian," ujar Inu dari Sony Musics.
Gelaran MTL 2015 sendiri ditutup oleh pengumuman pemenang kontrak dari delapan label yang dilanjutkan penampilan dari jebolan MTL 2014. (ass/fk)











































