Hal spesial dari album penuh yang belum diberi nama itu adalah hadirnya lima musisi berkarakter. Bukan sebagai teman duet, melainkan menjadi co-producer yang membantu secara konsep aransemen.
Mereka adalah Stevie Item dari 'Deadsquad', Gugun dari 'Gugun Blues Shelter' dan Eben 'Burgerkill'. Dua musisi lain adalah Nikita Dompas dan bassis kawakan Bondan Prakoso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi co-producer sih saya belum pernah. Tapi langsung mau. Ini pengalaman yang luar biasa," timpal gitaris gondrong itu.
Bicara keterlibatan Gugun dari 'Gugun Blues Shelter', Musikimia menjelaskan bahwa mereka ingin mengeksplorasi habis-habisan musiknya.
"Kami melihat Gugun adalah salah satu pioneer di musik Indonesia. Jadi kami coba menggali seperti apa hasilnya musik Musikimia bersama Gugun. Saya berani bilang bahwa Musikimia berhasil di-Gugun-in," komentar vokalis Fadly.
"Untuk Eben, sejak awal dia minta lagu yang paling slow di album ini. Sayangnya malah gagal slow," timpal drummer Yoyo seraya tertawa.
Bondan Prakoso yang kebetulan hadir ikut memberikan komentar. Mantan artis cilik itu menyumbangkan idenya untuk dua lagu berjudul 'Tamansari Indonesia' dan 'Sebebas Alam'.
"Mereka musisi yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Mereka mau buat album, sekelompok musisi keren dan kenapa nggak gue terlibat di dalamnya," kata Bondan.
Campur tangan lima musisi itu jelas membuat album Musikimia menjadi warna-warni. Sayang para penggemar baru bisa menikmati lagu-lagu tersebut pada Januari 2016.
(mif/fk)











































