Lewat tengah malam, Maliq & D'Essentials memecah kesunyian area Bumi Perkemahan Buperta, Cibubur, Minggu (23/8/2015). Membuat dinginnya alam terbuka seketika menjadi hangat dengan sorotan lampu panggung dan lagu merdu 'Setapak Sriwedari'.
Penonton yang sudah semakin menipis jumlahnya itu seakan mendapat suntikan tenaga untuk bernyanyi lagi. Bahkan penonton yang sejak 'Freedom Fest' dibuka oleh The Overtunes siang tadi menyaksikan sambil duduk santai, kali ini mereka kompak berdiri dan bergoyang ria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benar saja, Maliq & D'Essentials tidak memberikan waktu untuk bernapas. Tiap akhir lagu, band kelahiran 2002 langsung menyambungnya dengan awal lagu lain. 'Aurora', 'Dia', 'Himalaya' sampai mereka menurunkan tempo sejenak di lagu 'Untitled'. Membiarkan penontonnya bernyanyi sendiri.
"Saya ingin semua yang ada di sini joget bareng. Kita gila-gilaan," tutur Angga lagi sebelum satu-satunya lagu berirama dangdut milik mereka, 'Drama Romantika' sukses membuat heboh. Penonton seperti balas dendam dengan menggoyangkan tubuhnya untuk mengusir rasa pegal karena terlalu lama duduk.
Ambil tempo cepat, lagu 'Pilihanku' membawa Maliq & D'Essentials ke ujung penampilannya. Sampai akhirnya mereka menghilang dari panggung dengan iringan tepuk tangan meriah.
Usai sudah 'Freedom Fest' hari pertama. Di hari ke-2, Minggu (23/8/2015), ada belasan penampil yang tak kalah serunya. Payung Teduh, Sore, Afgan dipastikan hadir. Ditambah lagi Midnight Quickie hingga nantinya ditutup oleh Sheila On 7.
(mif/pus)











































