Pengalaman yang sangat berharga juga dirasakan Elda dan Adi saat menjelajahi beberapa kota di Asia. Apalagi beberapa tempat yang disambangi sempat dipakai oleh para musisi besar.
"Beberapa venue tempat kita tampil sering dipakai oleh musisi-musisi terkenal atau musisi yang membawakan genre yang berbeda," ucap Elda saat berbincang dengan detikHOT belum lama ini.
Elda menambahkan, para penonton sangat antusias dengan penampilan mereka. Bahkan, Elda sempat mengobrol bareng dengan beberapa penonton.
"But it turns out that we that we own the crowds attention!" tuturnya bersemangat.
"Di Guang Zhou kami bermain setelah salah satu musisi lokal yang terkenal yang meninggalkan massa yang banyak. Kami sempat khawatir mereka tidak menerima. Surprise! They like it," sambungnya.
Tur Asia dan Indonesia dimulai dari Bali (24 dan 28 Mei), Shenzhen (1 Juni), Hong Kong (2 Juni), Guangzhou (4 Juni) dan Manila (7 Juni).
Sebuah 'seremoni' pun sempat digelar grup band asal Yogyakarta itu di sebuah Kafe di kawasan Jakarta Pusat. Tak hanya tampil, mereka juga sekaligus merilis album debutnya 'Constellation'.
Eksplorasi musik, tema hingga cerita disampaikan Stars and Rabbit di album debutnya itu. Sebuah perjalanan hidup, kekecewaan dan harapan disampaikan dalam album ini.
(fk/mmu)










































