'Love Is', Saat Rio Febrian Bicara Manis dan Pahitnya Cinta

Music Buzz!

'Love Is', Saat Rio Febrian Bicara Manis dan Pahitnya Cinta

Fakhmi Kurniawan - detikHot
Selasa, 19 Mei 2015 16:10 WIB
Love Is, Saat Rio Febrian Bicara Manis dan Pahitnya Cinta
Jakarta - Setelah merilis 'The Greatest Indonesian Love Songs' pada 2013 lalu, Rio Febrian kembali merilis album baru tahun ini. Album ke-6 Rio tersebut diberi tajuk 'Love Is'.

Sedari judul pun terasa, kisah cinta sepertinya menjadi garis merah dari album tersebut. Dibuka dengan 'Rasa Sesungguhnya', Rio membuat albumnya dengan romantis.

Baca juga: SHE Kenalkan Formasi Baru Lewat 'Don't Give Up'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lirik puji-pujian tapi dibalut dengan tempo lagu yang upbeat. Selanjutnya, Rio sedikit menurunkan tempo di 'Matahari'.

Dominasi nuansa gitar akustik ditambah dengan dentingan piano menambah syahdunya lagu tersebut. Usai bercinta-cinta, Rio mencoba mengangkat sisi lain dari sebuah kisah cinta.

Lewat 'Memang Harus Pisah', Rio menampilkan bagaimana merelakan sosok yang dicintainya. Masih tema patah hati, lagu 'Benarkah' seperti mengambarkan bagaimana dikhinati orang dicintainya.

Baca juga: Video 'Bad Blood' Taylor Swift Tembus 6 Juta 'View'

Setelah memainkan tempo yang bisa dibilang middle low, Rio menaikan mood pendengar lewat lagu upbeat 'Adinda'. Selanjutnya ada 'Run Away', 'Cinta Adalah' dan 'Kamu' yang mengisi track dari album 'Love Is'.

Rio masih bergalau ria di lagu-lagu seperti 'Berdua' dan 'Terakhir di Hati'. Usai diisi oleh lagu-lagu berbahasa Indonesia, Rio juga menyisipkan sebuah lagu berbahasa Inggris yaitu 'Fire'.

Hingga 'Love Is' ditutup oleh dua lagu yaitu 'Pena' dan 'Never Let You Go'. Sebuah gambar bahasa cinta baik senang atau sedih dalam rangkuman album 'Love Is'.

(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads