Namun itu bukan sekedar konser musik, melainkan konser damai. Mereka yang bersinar di era 80 sampai 90-an itu melihat banyaknya konflik yang terjadi sedikit banyak dikarenakan para seniman yang beramai-ramain terjun menjadi politikus.
Simak Juga 25 Momen Selebriti Ter-HOT bulan Maret
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah statement kami untuk melaksanakan konser di bulan Mei. Konser keprihatinan kami terhadap bangsa yang makin carut marut," tambahnya lagi.
Baca Juga: Penjualan Album Musisi Pop Ungguli Para Rocker di Inggris
Konser damai tersebut dijadwalkan pada 20 Mei mendatang. Konser tersebu diyakini 'full music' tanpa ada embel-embel politis yang banyak terjadi sejak Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 kemarin.
"Kami sebagai musisi mau sampaikan pemikiran kami, kegelisahan terhadap situasi di Indonesia. Kami harus meluruskan apa yang terpecah di masyarakat selama ini," pungkas Sang Alang.
(mif/mmu)











































