Lebih dulu DJ bernama Lucas Cornelis van Scheppingen alias Laidback Luke yang mengisi panggung. DJ asal Filipina itu mengisi panggung Cosmic Station di DWP 2014 hari pertama, JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2014) tepat tengah malam.
Musik progresif house yang diusungnya mampu memberikan hentakan yang kuat ke jantung partygoers. Alunan musik yang menggema dan dentuman bass yang keras terasa memekakkan telinga, tapi para penggemar pesta tetap asyik mengikuti irama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di barisan depan, ratusan orang lainnya masih belum lelah berdansa. Padahal, Laidback Luke sudah memasuki daftar sembilan penampil terakhir dari totol 25 DJ.
Lagu-lagunya seperti 'Show Me Love', 'Leave the World Behind' dan 'Turbulence' berkumandang. Tapi kemudian suara musik dari luar membuat rasa penasaran penonton terpancing.
Ternyata panggung utama Garudha Land sudah diisi oleh DJ lain, Martin Garrix. DJ asal Belanda berumur 18 tahun itu sedang menjadi buah bibir di panggung musik dance.
Jauh lebih ramai dari panggung Luke, Martin Garrix menyihir ribuan orang untuk mau menyaksikan penampilannya. Lagu-lagu seperti 'Animals', 'Wizard', 'Helicopter' dan 'Tremor' dinyanyikan dengan baik. Walaupun lirik hanya menjadi bagian kecil dari karyanya.
Selain itu, Garrix juga me-remix beberapa lagu hits, salah satunya 'Locked Out Of Heaven' milik Bruno Mars. Garrix juga menyajikan tatanan visual yang luar biasa mewah. Sinar laser berwarna hijau yang menyorot mata membuat suasana semakin meriah.
Letupan kembang api sebanyak dua kali dari sudut atas panggung menjadi pertanda berakhirnya aksi Martin Garrix di DWP 2014.
Masih belum usai, DWP 2014 hari pertama masih berlanjut. Para penampil utama siap mengguncang Jakarta, seperti Damian Lazarus, Steve Angello sampai Skrillex.
(ich/ich)











































