Sosok tersebut adalah Duta (Vokal), Eros (Gitar), Adam (Bass) dan Brian (Drum) yang terbentuk dalam Sheila On 7. Penampilan mereka dibuka pemutaran video perihal soal Nasionalisme.
"Nasionalisme adalah rasa memiliki terhadap sekekeling kita. Dengan kebaikan dan keburukannya, lewat rasa memiliki," ucap Duta dalam video singkat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak mau menurunkan temponya, 'Seberapa Pantas' menjadi lagu kedua yang dibawakan grup band asal Yogjakarta itu. Bait-bait demi dalam lagu tersebut seperti terucap secara otomotis dari mulut penonton.
"Pokoknya dari sudut mana pun nyaman menontonnya. Kembali ke lagu Sheila lebih lama lagi," ucap sang vokalis, Duta.
Usai menyapa penonton dua lagu langsung dimainkan mereka sekaligus. 'Anugrah Terindah' di-medley dengan 'Itu Aku'.
Persembahan spesial Sheila On 7 disajikan di tengah-tengah penampilannya. Lagu ciptaan Gombloh 'Gebyar-gebyar' diubah sedemikian rupa dengan aransemen khas mereka.
Spesialnya lagu di tengah lagu tersebut disisipi potongan pidato penuh semangat dari Bung Tomo. Sontak penonton dibuat terdiam serius mendengarkan pidato tersebut.
Penampilan grup band terbentuk sejak 1996 itu pun menutup penampilannya dengan dua lagu 'super' lawasnya. 'Dan' serta 'Kisah Klasik untuk Masa Depan' menutup penampilan mereka dengan sempurna.
(fk/ich)











































