Layaknya seorang 'bintang utama', sudah tak dipertanyakaan lagi sudah pasti ribuan penonton sudah tak sabar menanti maestro musik Trance, Armin Van Buuren. Disc Jockey (DJ) asal Belanda itu pun bisa dibilang menjadi 'nyawa' di FMFA 2014.
Beat-beat trance music DJ yang memulai debut-nya sejak 1995 itu seperti punya ciri tersendiri. Di mana para DJ-DJ aliran sejenis pun seperti tak punya 'soul' yang bisa dibawakan oleh Armin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut nampak saat sang maestro pun membawakan lagu 'Ping Pong'. Penonton melambaikan tangan sesuai pantulan bola ping pong yang muncul di layar besar di belakang sang DJ.
"Malam indah bersama kalian Kuala Lumpur," tuturnya memuji penonton.
Tak hanya itu, beberapa efek mulai dari gumpalan asap hingga tembakan kertas-kerta menjadi gimmick sendiri di penampilan Armin. Ribuan party lovers yang memadati Stage 1 pun menyambut penampilan dengan kibasan lightstick yang mewarnai malam kedua FMFA 2014.
Dan, tentu saja lagu-lagu yang dibawakan sepanjang dua jam lebih penampilan Armin juga menjadi pemantik kegilaan ribuan penonton. Mulai dari lagu lawasnya hingga lagu remix seperti punya kadar yang sama kehebohannya.
Seperti lagu lawasnya yang berjudul 'Save My Night' dan 'This Is What It Feels Like' memukau penonton. Belum lagi lagu remix dari beberapa lagu orang lain seperti 'Summertimes Sadness' dari Lana Del Rey dan 'Eat Sleep Rave Repeat' milik Fat Boy Slim.
Pesta Trance musik malam ini pun masih menyisakan satu nama lagi. Paul Van Dyk didaulat menjadi penutup malam itu.
(fk/hkm)











































