Mengenal 7 Penerima 'Lifetime Achievement' di Grammy Awards 2014

Mengenal 7 Penerima 'Lifetime Achievement' di Grammy Awards 2014

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Kamis, 23 Jan 2014 11:35 WIB
Mengenal 7 Penerima Lifetime Achievement di Grammy Awards 2014
Jakarta - Penghargaan sepanjang masa yang dikenal dengan sebutan 'Lifetime Achievement' di gelaran Grammy Awards selalu menjadi perhatian tersendiri. Hal itu mengingat para musisi yang dinobatkannya sudah pasti memilik pengaruh besar.

Bisa dibilang para musisisi berkualitas itu bergiliran menunggu kapan waktunya mendapatkan 'Lifetime Achievement'. Siapakah musisi pertama yang mendapatkannya? Bing Crosby pada 1962 ketika Grammy Awards baru saja sampai pada penyelenggaraannya yang ke-5.

Selain itu ada hal menarik jika melihat sejarah 'Lifetime Achievement'. Tercatat dalam rentang waktu 1962-1971 hanya satu musisi dalam satu malam yang menerimanya. Namun, mulai tahun 1972, Grammy mulai memberikan kepada dua musisi sekaligus, kala itu unuk Louis Armstrong dan Mahalia Jackson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puncaknya terjadi pada Grammy Awards 1987 yang bisa dikatakan rekor pemberian 'Lifetime Achievement' terbanyak dalam satu malam sepanjang sejarah Grammy Awards sampai hari ini. Tak tanggung-tanggung 12 musisi sekaligus, di antaranya Roy Acuff, Benny Carter, Enrico Caruso, Ray Charles, Fats Domino, Woody Herman, Billie Holiday dan B.B. King.

Nah, bicara Lifetime Achievement' di Grammy Awards ke-56 tahun ini, tujuh nama sudah diumumkan sebagai penerimanya. Lima di antaranya masih aktif di depan maupun belakang panggung. Sedangkan dua sisanya sudah lebih dulu meninggal dunia.

Pertama adalah The Beatles. Sepertinya tidak heran jika empat musisi cerdas itu mendapatkan 'Lifetime Achievement', melihat pengaruh musiknya bagi perkembangan musik dunia. Meskipun bandnya hanya berumur 10 tahun (1960-1970), kemahsyuran John Lennon, Paul McCartney, George Harisson dan Ringo Starr tidak tertandingi.

Nama kedua adalah grup musik keluarga asal Amerika Serikat bernama The Isley Brother yang terbentuk pada 1954. Band ini digawangi oleh trio vokal kakak-beradik O'Kelly Isley, Jr, Rudolph Isley dan Ronald Isley, Ernie Isley (gitar, drum), Marvin Isley (bass, gitar) dan Chris Jasper (Keyboard). The Isley Brother sukses menghasilkan 30 album beserta sejumlah hits fenomenal, misalnya 'Twist and Shout', 'This Old Heart of Mine (Is Weak for You)', 'It's Your Thing', 'I Turned You On', dan 'Summer Breeze'. The Isley Brothers kini masih menyisakan dua anggota pendirinya, yakni Ronald Isley dan Ernie Isley.

Ketiga adalah pionir musik elektronik asal Jerman bernama Kraftwerk. Grup yang sekarang digawangi oleh Ralf HΓΌtter, Fritz Hilpert, Henning Schmitz dan Falk Grieffenhagen sudah bermain musik eksperimental elektronik sejak 1970, jauh sebelum genre itu meledak di pasaran beberapa tahun terakhir.

Kris Kristofferson adalah musisi keempat yang berhasil mendapatkan 'Lifetime Achievement'. Berusia 77 tahun, musisi country itu masih aktif tak hanya di panggung musik tapi juga di layar lebar, terbukti 100 judul film sudah dibintanginya, termasuk film terbaru yang segera rilis tahun ini. Begitu pula karier bermusiknya dimana sampai tahun 2010, Kris berhasil menelurkan 13 album.

Berikutnya adalah Armando Manzareno, seorang pianis dan komposer asal Meksiko yang sudah berdedikasi lewat ratusan harmoni bolero romantis sejak 1950. Mungkin tidak banyak yang mengenal nama dan wajahnya, tapi cobalah dengarkan beberapa judul, seperti 'Adoro', 'Somos Novios', 'Contigo AprendΓ­' dan hits 'Nunca en el Mundo (Never in the World)'. Sampai saat ini, Armando masih berkarya. Dua tahun lalu album bertajuk 'Armando un Pancho" (Dueto - Francisco Cespedes)' rilis melengkapi 29 karyanya.

Dua nama terakhir penerima 'Lifetime Achievement' tahun ini adalah musisi yang lebih dulu meninggal dunia, yaitu Clifton Chenier dan Maud Powell. Clifton Cheiner adalah seorang penyanyi dan pemain akordion dari Amerika Serikat yang memulai kariernya pada 1954 sampai meninggal pada 1987. Rekaman pertamanya, 'Ay 'Tite Fille (Hey, Little Girl)' langsung sukes menjadi tolak ukur hampir di semua genre musik. Sayangnya, empat tahun sebelum diabetes merenggut nyawanya, barulah Grammy Awards menghadiahi Clifton dengan kategori 'Album Of the Year' lewat karya 'I'm Here'.

'Save the best for the last' itulah pepatah yang diamini ketika menyebutkan nama Maud Powell. Lahir pada 1867 dan meninggal tahun 1920. Perempuan asal Peru itu adalah pemain biola legendaris, juga pionir instrumental biola klasik paling tersohor sejagad raya.

Tujuh nama itu nantinya akan menerima secara langsung piala emas berbentuk gramofon dengan ukiran nama mereka, pada malam puncak Grammy Awards ke-56, 26 Januari 2014.

(hap/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads