Soal musik, pop balada yang diusungnya kini dibalut sedikit sentuhan ala British yang membuatnya lebih up-beat. Mengenai lirik, jauh lebih matang, lihat saja bait reff, Semua hanya rangkaian kata / Yang kau sebar ke semua wanita / Oh bodohnya ku sempat percaya.
"Lagunya kepikiran pas habis pulang kuliah. Dapat ide aja, kayanya oke bikin lagu soal cowo yang sukanya ngegombal. Langsung main piano, jadi deh lagu itu," cerita Gita Gutawa saat jumpa pers di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2013) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang paling enak nulis dari pengalaman sendiri. Aku nggak perlu pura-pura juga, kayanya kebanyakan perempuan pernah jadi korban rangkaian kata seseorang, pernah digombalin," jawabnya tersipu malu.
Menanggapi 'kegelisahan' baru putrinya, sang ayah, Erwin Gutawa, yang turut hadir pun memberi komentar. "Sampai sekarang saya selalu tanya, siapa itu? Di mana rumahnya biar saya cegat," seloroh komposer kawakan itu.
"Tone-nya memang galau. Tapi, memang kan tugas seniman itu mencurahkan apa yang ada di sekelilingnya, di pikirannya untuk jadi karya," lanjutnya.
Selain dalam bentuk digital di iTunes, 'Rangkaian Kata' juga resmi diunggah dalam bentuk video lirik di YouTube oleh akun 'GitagutawaVEVO' terhitung mulai tanggal 18 Desember 2013.
"Single nantinya akan ngegambarin warna album terbaru aku yang mudah-mudahan bisa rilis pertengahan tahun 2014," pungkas Gita.
(hap/wes)











































