Tidak sekedar karya tanpa pengembangan, Gita Gutawa merilis singlenya yang berkolaborasi dengan orkestra London bernama London Symphony Orchestra.
"Aku merasa comfortable dengan iringan orkestra. Makanya keputusan untuk pakai orkes itu dari aku. Karena mumpung juga aku sedang sekolah di sini sehingga bisa kerjasama dan aku bangga sekali ada orkestra kelas dunia yang main di laguku," cerita pelantun 'Parasit' itu saat jumpa pers di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
teknisi handal dari yang biasa menangani grup musik legendaries. Yaitu Sir George Martin yang pernah memproduseri The Beatles dan
"Penggarapan lagu ini prosesnya lumayan panjang. Tetapi aku menikmati seluruh aransemennya. Dan spesialnya aku kerja bareng music engineer Coldplay," ujar Gita antusias.
Hasilnya? Sebuah lagu yang sangat berbeda dari lagu-lagu Gita sebelumnya. 'Rangkaian Kata' menyajikan nuansa pop balada dengan sentuhan elektronik ala Inggris yang up-beat.
"Sekarang aku bikin musiknya lebih modern, aku beri sentuhan British sedikit. Kalau aku nyebutnya, musik 'celtic'," sambung mahasiswi University of Birmingham itu lagi.
Muncul kolaborasi-kolaborasi ciamik di single barunya itu, adalah bukti keseriusan Gita untuk lebih mengembangkan ilmu bermusiknya secara mandiri. Karena memang, terhitung sejak lagu ini, Gita resmi bertindak sebagai komposer dan produser untuk karya-karya selanjutnya.
Semua hal itu tak lepas dari metamorfosis pendewasaan Gita Gutawa dalam bermusik maupun kehidupannya. Terlihat dari lirik 'Rangkaian Kata' dimana Gita semakin matang dalam memilih kata dan memaknai tema yang diusungnya.
Nantinya, single tersebut akan masuk dalam daftar 10 lagu yang dipersiapkan untuk album terbarunya.
"Sampai saat ini, aku baru selesai rekaman lima lagu sama London Symphony Orchestra untuk album baru. Kira-kira 80% lah. Mudah-mudahan pertengahan tahun depan sudah bisa rilis," tutup Gita sembari tersenyum.
(hap/wes)










































