Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Aktor Zainal Abidin atau yang lebih dikenal dengan nama Diding Boneng, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (3/8/2026) pagi.
Pantauan detikcom di lokasi, rumah duka yang terletak di kawasan Matraman Dalam, Jakarta Pusat, mulai dipadati oleh pelayat sejak pagi hari. Bendera kuning tampak terpasang di beberapa sudut gang menuju kediaman almarhum.
Para pelayat terlihat bergantian masuk ke dalam rumah untuk mendoakan jenazah. Di ruang tamu, pihak keluarga menyambut setiap tamu yang datang. Suasana khidmat begitu terasa di tengah lantunan ayat suci Al-Qur'an yang terus bergema.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kabar Duka, Diding Boneng Meninggal Dunia |
Hingga siang ini, jenazah Diding Boneng masih disemayamkan di rumah duka. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, saat ini jenazah tengah menunggu prosesi pemandian yang akan dilakukan ba'da dzuhur.
Setelah proses pemandian dan disalatkan, rencananya jenazah aktor yang melejit lewat film-film Warkop DKI tersebut akan diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Almarhum dijadwalkan akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Pusat, setelah ashar nanti.
Suasana rumah duka Diding Boneng di kawasan Matraman, Jakarta Pusat. Foto: Ahsan/detikHOT |
Terkait kondisi kesehatannya, Diding Boneng diketahui sudah cukup lama berjuang melawan penyakit. Aktor berusia 76 tahun ini memiliki riwayat penyakit asma kronis.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia mengalami sesak napas yang sering kambuh, terutama karena faktor usia. Sebelum meninggal dunia, almarhum juga sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa hari karena kondisinya yang terus menurun.
Diding Boneng bukan sekadar aktor, ia adalah sosok guru bagi banyak aktor muda melalui dedikasinya di Sanggar Perkasa. Meski fisiknya melemah akibat penyakit asma yang diidapnya, semangatnya untuk berbagi ilmu peran tidak pernah padam.
Karier terakhirnya di layar lebar terbilang manis lewat perannya di film Badarawuhi di Desa Penari yang membuktikan kualitas aktingnya tetap prima hingga akhir hayat.











































