Band asal Irlandia Utara itu menggebarak Lapangan D Senayan dan penontonnya yang sudah tak sabar semenjak sore.
Tata lampu menyilaukan, penuh sinar laser dan lampu 'strobo' menjadi suguhan spesial. ASH yang sebelumnya berjanji untuk tak mabuk, tampak menepati janjinya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang bisa kembali ke sini. Terima kasih pada kalian semua," sela vokalis sekaligus gitaris Tim Wheeler.
Tak rela membiarkan penggemarnya menunggu lama, 'Walking Barefoot' dan hits lawas 'Kung Fu' menjadi karya berikutnya dari band yang berdiri tahun 1992 itu. Koor panjang penonton kemudian mengalun sangat keras ketika 'Sometimes' dan 'Shining Light' mengudara.
Tak hentinya anggukan kepala penonton mengikuti ketukan drum Rick McMurray di lagu hits pertawa ASH 'Jack Names the Plantes'. Single di album kompilasi 'A-Z Series Collection', 'Return of White Rabbit' menjadi penutup sebelum encore.
Seperti biasa, lampu padam dan teriakan 'we want more...' di barisan penonton menggema. 'Lost Control' pun menjadi jawaban bahwa Tim Wheeler Cs masih bersedia untuk tampil. Setelah dihajar oleh 'Twilight of Innocent', barulah hits punk di awal berdirinya ASH 'Burn Baby Burn' menutup penampilan penuh energi ASH di 280 Festival malam ini.
Harus diakui, meski masih sepi peminat, gelaran perdana 280 Festival bisa diacungi jempol karena ketepatan waktunya. Jadi, jangan lewatkan 280 Festival selanjutnya!
(hap/ich)











































