Kevin Aprilio Menjawab Tuduhan Penipuan

Kevin Aprilio Menjawab Tuduhan Penipuan

- detikHot
Jumat, 22 Nov 2013 10:45 WIB
Kevin Aprilio Menjawab Tuduhan Penipuan
Kevin (Noel)
Jakarta - Kevin Aprilio membeberkan masalah tuduhan penipuan terhadap dirinya. Ia pun membantah telah melakukan hal itu terhadap penyanyi bernama Helen yang akan menjadi artis di bawah manajemennya, Aprilio Kingdom.

Kevin mengawali kisahnya saat bertemu Helen. "Saya mau klarifikasi mengenai berita yang jadi perhatian publik yang kurang mengenakkan. Kronologisnya, saya mau memproduseri artis H ini, untuk jadi talent di AK. Di AK ada dua tipe talent, ada yang saya pilih sendiri seperti Vierratale, Princess, ada juga yang titip edar itu talent yang by request," paparnya ditemui di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2013) malam.

Dari pertemuan itu, Kevin mengaku bersedia membantu Helen yang ingin fokus di dunia tarik suara. Singkat cerita, mereka pun sepakat masalah harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ketemu Helen bukan yang dalam keadaan butuh uang, tapi saya memang mau produce artis baru saat itu. Saat saya ketemu, suaranya bisa nyanyi, saya ggak yakin sama diri saya, tetapi ada request ke saya beberapa kali," katanya.

"Orangnya minta tolong sama papa juga, bolehlah tapi harganya sekian. Saya kasih harga fantastis, ya mau syukur, nggak ya sudah. Tadinya saya kasih harga tinggi, tawar-menawar akhirnya ada angka deal. Biasanya artis yang mau saya produseri saya mereka mengikuti saya tapi dengan perundingan," lanjutnya.

Kevin yang didampingi oleh pengacaranya, Minola Sebayang pun menyayangkan pihak Helen yang dinilainya terlalu terburu-buru membawa masalah ini ke jalur hukum. Menurut Minola, Helen gegabah memperkarakan kliennya tanpa berunding masalah terlebih dahulu.

"Ada hak dan kewajiban, misalnya hak untuk menyanyikan lagu Kevin. Ada email dari Helen yang menyatakan ketidakpuasan. Perjanjian ini belum berakhir, baru Februari 2014. Tapi mereka sudah merasa ditipu," kata Minola.

Kevin dilaporkan ibunda Helen, Sriyatin ke polisi atas dugaaan penggelapan dan penipuan pada 6 November lalu. Kevin dan Helen terikat kontrak selama satu tahun sejak Mei 2013. Dalam kontrak itu disebutkan Kevin berkomitmen membuat 10 lagu dengan tiga single. Namun hingga saat ini baru terealisasi satu single saja.

(kmb/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads