Setelah cahaya lampu 'strobo' menyilaukan penonton, barulah satu per satu, Kev Nish, Prohgress, J-Splif dan DJ Virman naik ke atas panggung. Tanpa basa-basi, 'Aint Coming Down/Wild Things' dan 'Like A G6' mengehentak gedung Istora Senayan.
Serentak ribuan penonton pun mengangkat tangannya ke udara dan bergoyang 'liar'. Tak ubahnya klub malam dengan kapasitas yang lebih besar, Istora Senayan dibuat bergetar dengan loncatan para penonton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak langsung bernyanyi, tiga personel lainnya membiarkan sang DJ bersolo ria. Harus diakui, Far East Movement memberikan suguhan istimewa dengan video mapping dan tata lampu gemerlap.
Sempat membawakan lagu milik Linkin Park, 'Numb', band hip-hop yang terbentuk tahun 2003 ini menghajarnya lagi dengan hits lawasnya 'Rocketeer'. Lambaian tangan penonton tak terlihat turun hingga pertengahan konser.
Dua lagu berikutnya, 'Illest' dan hits lainnya 'Love My Life' menjadi jeda sebelum bagian encore. Kembali ke atas panggung, grup empat album ini menutupnya dengan 'Turn Up The Love', otomatis penonton dipaksa bergoyang hingga total 10 lagu.
Belum cukup puas, personel berkepala plontos, Prohgress, melakukan stage diving.
Dua kejutan terakhir terjadi ketika Kev Nish Cs ini berfoto bersama ribuan penonton yang memadati Istora Senayan. Selanjutnya, DJ Virman kembali berunjuk gigi dengan membiarkan penonton bergoyang dengan lagu remix 'Locked Out of Heaven' milik Bruno Mars.
Far East Movement pun berhasil menutup JSF 2013 dengan gemerlap tak ubahnya klub malam raksasa.
(hap/ich)











































