Apresiasi Terindah Burgerkill untuk Begundal

Apresiasi Terindah Burgerkill untuk Begundal

- detikHot
Minggu, 29 Sep 2013 09:33 WIB
Burgerkill (Iqbal/detikHOT)
Jakarta - Terindah? Mungkin itulah kata yang pantas untuk menggambarkan konser Burgerkill tadi malam di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/9/2013). Burgerkill baru saja menutup konser tur-nya bertajuk Rockadventure 2013 bersama Djarum Super di 14 kota di Indonesia.

Sekitar pukul 21.00 WIB, sebuah video bumper perjalanan Burgerkill selama tur diputar di dua layar besar. Tak lama setelahnya, barulah satu per satu bermunculan para personel, dimulai dari sang drummer, Andris, kemudian disusul Ebenz, Agung, Vicky dan Ramdan. Teriakan 'Burgerkill.. Burgerkill.. Burgerkill' menggema di se-antero Istoran Senayan.

Menghentak langsung dengan tiga lagu yang di medley, 'Darah Hitam Kebencian', 'Under The Scars' dan 'Hancur', koor panjang Begundal -sebutan untuk penggemarnya-, mengalun jernih di tengah teriakan garang sang vokalis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selamat malam Jakarta, apakah kalian siap lebih brutal malam ini?" sapa Vicky dari atas panggung.

Burgerkill yang malam itu kompak dengan kostum serba hitam, tak ingin membiarkan keringat penggemarnya kering. Dengan kapasitas Istora Senayan yang cukup lega, ribuan Begundal leluasa untuk menggila semaunya. Ditambah tata lampu laser dan 'strobo' tiada hentinya 'menyakitkan' mata para penonton di barisan tribun.

'My Worst Enemy' dan 'Angkuh' menjadi sajian berikutnya yang disambut tiga lingkaran besar 'moshpit' para Begundal. Jangan berharap untuk beristirahat sejenak di tengah konser, dari legenda metal yang baru saja menyambangi Jakarta Agustus lalu, Metallica, tiba-tiba berkumandang di tengah gelapnya panggung.

Sosok Ian Antono terlihat semakin jelas terlihat, inilah kolaborasi Burgerkill bersama 'Suhu' gitar Indonesia di lagu 'Seek N Destroy'. Tanpa diperintah, penonton pun bernyanyi serentak hingga lagu usai. Hebatnya di konser malam tadi, tak ada satupun keributan yang terjadi meskipun 'metalhead' saling 'bertabrakan'.

Kolaborasi keduanya terasa lebih mistis dengan pembukaan sebuah video bumper mengenai vokalis terdahulu Burgekill, mendiang Ivan 'Scumbag'. Ribuan Begundal mengangkat tangan mereka ke atas, menyalakan korek apinya dan mulailah lagu 'Tiga Titik Hitam'. Di awali dengan petikan gitar Ebenz, Fadly 'Musikimia' muncul perlahan menyanyikan lagu yang dinyanyikannya bersama Ivan, di tahun 2004 silam itu.

Di sinilah koor panjang Begundal terdengar begitu keras dan merdu. Tak terasa bulu kuduk berdiri saat lagu ini mengalun. Seperti Ivan, benar-benar hadir di antara sahabat lamanya dan berpesta bersama penggemar fanatiknya.

Sebelum menutup konsernya, sang vokalis, Vicky, melakukan 'Crowd Surfing' dari bibir panggung sampai barisan penonton paling belakang. Burgerkill ingin merekam 'kerusuhan' malam ini dan mencetaknya dalam bentuk DVD. Sepertinya band asal Ujung Berung itu tak mau melewatkan momen sekecil apapun. 'Only The Strong' dan 'Atur Aku' menjadi sajian yang benar-benar memuaskan Begundal Jakarta yang lelah menunggu kembalinya para idola dari tur panjang mereka.

Burgerkill memberikan 14 lagu pada tujuan akhir perjalananannya yang mulai sejak tiga bulan lalu itu. Ini adalah konser terindah band metal Tanah Air di rumah sendiri. Ini adalah konser terindah Burgerkill untuk Begundal.

(hap/nu2)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads