"Dari 'harajuku street style' jadi 'sibuya street style', ditambah perpaduan British. Tapi Inti konsep Jepangnya nggak ilang yaitu colorful," ujar Aditya Dwi Cahya yang didaulat menjadi desainer J-Rocks saat juma pers di Kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2013).
"Kalau sekarang lebih rapi, sesuai umur jadi lebih matang. Kalau kemarin kayak sedikit 'street style'. Sekarang lebih inovatif baru denga jas, dasi dan gaya British," tambah Adit lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah komit dari dulu untuk dinamis dan inovatif dalam bergaya. Makanya kita menggunakan desainer," ujar Iman.
Walaupun terlihat berbeda penampilan, J-Rocks tetap tidak mengubah sama sekali sentuhan negeri sakura tersebut. Aksen 'tabrak warna' tetap dipertahankan oleh grup pelantun 'Kau Curi Lagi' itu.
"Kita nggak mau menghilangkan kesan Jepang itu. Tetap ada motif Jepang, seperti motif kotak-kotak dan warna yang 'tabrak lari'," tegas Citra Merita yang juga menjabat sebagai desainer J-Rocks.
Selain mengubah penampilannya di ulang tahun ke-10, J-Rocks juga memberikan tiga persembahan istimewa bagi para penggemarnya dan penikmat musik Indonesia. Hal tersebut beruba album baru, buku dan sebuah konser tunggal siap hadir di penghujung tahun 2013 ini.
(hap/hkm)











































