Cerita-cerita di Balik Sukses ADA Band

Cerita-cerita di Balik Sukses ADA Band

- detikHot
Rabu, 10 Jul 2013 14:14 WIB
Cerita-cerita di Balik Sukses ADA Band
Jakarta - Bermusik selama 17 tahun bukanlah waktu yang pendek. Itulah yang dirasakan para punggawa ADA Band. Berbagai cerita unik pun lahir dari perjalanan mereka.

detikHOT mencoba merangkum cerita yang mengiringi kesuksesan ADA Band hingga sampai hari ini. Seperti apa?

Semakin Sukses Setelah Berganti Vokalis

Bagi yang mendengarkan ADA Band sejak pertengahan 90-an, tentu masih akrab dengan suara Baim menyanyikan hit 'Ought (Tak Kan Pernah Hati Ini Untukmu)'. Memasuki awal 2000, Baim hengkang digantikan Donnie. Apa yang terjadi?

Bukan jatuh, justru karier ADA Band semakin lama semakin menanjak. Donnie Sibarani berhasil mengemban amanat untuk mengubah image ADA Band yang sebelumnya.

Terbukti album 'Metamorphosis' yang menandai bergabungnya Donnie laku jutaan kopi, disusul album-album berikutnya yang hingga hari ini semakin lengket di hati penggemar.

Menyisakan Satu Personel Pendiri

Bisa dibilang ADA Band adalah grup musik yang 'rajin' bergonta-ganti personel di awal berdirinya. Entah untuk mendapatkan yang pas atau semacam star syndrome, sampai akhirnya menyisakan Dika sebagai satu-satunya personel asli yang terus memperjuangkan ADA Band.

Terbentuk pada 1995 dengan anggota Baim (vokal), Iso (keyboard), Krishna (piano), Dika (bass) dan E'el (drum), ADA Band merombak personelnya untuk pertama kali empat tahun setelahnya pada 1999. E'el hengkang digantikan Rama, Iso dan Baim menyusul di akhir 2001, tepat setelah album ketiga mereka dirilis.

Kehilangan vokalis membuat ADA Band sempat vakum setahun dan kemudian bangkit lagi setelah kehadiran Donnie. Sempat nyaman dengan formasi ini, sayangnya pelantun 'Masih' ini masih harus kehilangan pianis mereka Krishna yang digantikan Marshal pada 2003.

Dua Platinum Award pada 2003

Krisis yang terjadi pada 2003, ternyata tak mampu menurunkan kreativitas para personel ADA Band, terbukti dua penghargaan 'Platinum Award' mereka raih di tahun yang sama. Yakni, 'Doube Platinum Award' untuk album 'Metamorphosis' dan 'Platinum Award' untuk album 'Discography'.

Hal ini jelas menegaskan kepada siapa pun bahwa perubahan personel termasuk vokalis tidak berpengaruh pada band asal Jakarta tersebut.

Cerita Fans yang 'Gila'

Bicara tentang tak bisa lepas dari cerita-cerita 'gila' yang mereka lakukan untuk idolanya. Hal ini juga terjadi pada ADA Band saat mereka secara tidak sengaja dikawal selama perjalanan lintas kota oleh empat fans perempuannya. Gilanya, empat perempuan remaja ini menaiki sepeda motor yang mengharuskan mereka melewati hutan pada pukul 4 dini hari demi bersama idolanya.

Perubahan 'Image' pada 2013

Berakarier selama 17 tahun dan sudah merilis 12 album, ADA Band masih terus mencari-cari hal baru yang bisa mereka persembahkan untuk penikmat musik di Tanah Air. Karena itu lahirlah album 'Masa Demi Masa' dengan konsep kompilasi plus tiga lagu baru, Intim Berdua', 'Beib' dan 'Kau Tak Ada di Sini'

'Intim Berdua' benar-benar jauh dari apa yang biasa disajikan ADA Band. Kali ini tempo upbeat ditambah irama musik yang mengajak berjoged menjadi menu utama, belum lagi dipadu dengan bagian rap oleh rapper muda Mansen Munthe. Kombinasi yang sangat menarik bukan?
Halaman 2 dari 6
(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads