Juga, tentang bagaimana dia berusaha keras mempopulerkan kembali hits tahun 50-an, 'Smoking Jacket' untuk menarik perhatian. Inilah album ketiga Justin, '20/20 Experience'. Dibumbui oleh suara-suara 'vintage string' dan ketukan ala 'daft punk synth', album ini dijamin akan mengembalikan pesona Timberlake ke hati para gadis remaja.
Album ini jelas memang sengaja direkam dan dipasarkan untuk membuat para gadis bertekuk lutut dan kemudian jatuh pingsan satu per satu. Nuansa retro pada album ini sengaja diciptakan sebagai konsep baru yang diyakini mampu membawa kembali musiknya ke puncak tangga lagu internasional, setelah selama ini dia lebih sibuk menjadi aktor dan komedian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak hal yang menarik dari pembuatan album ini, tapi satu hal yang akan dirasakan langsung oleh penggemarnya, seluruh lagu di album ini tidak ada yang di bawah empat menit. Lagu-lagu di album ini merupakan βtrackβ panjang dengan instrumen yang sangat penuh di setiap menitnya.
Jadi, jangan membeli album '20/20 Experience' dengan harapan lain kecuali menyimak kebahagiaan Justin atas semua kisah cintanya, dan atas pernikahannya. Album ini adalah kisah cinta dan pengabdian sejati Justin Timberlake. Lagu 'Pusher Love Girl' dan 'That Girl' akan menjelaskan siapa inspirasi Timberlake sesungguhnya. Tentu saja juga ada juga lagu sakit hati seperti 'Donβt Hold The Wall'.
Tak luput, cerita khayalan seks nan seksi Justin di βStrawberry Bubblegumβ dan βSpaceship Coupe'. Silakan dengarkan saat cuaca sedang hujan. Maka, Anda akan menyadari bahwa Justin dan β20/20 Experienceβ adalah momen terbaik hari itu.
(fkh/mmu)











































